oleh

Polres Bogor Bersama Forkopimda Kabupaten Bogor Gelar Silaturahmi Dengan Para Ketua SP/SB

 

SKI|Bogor – Bertempat di Kampung Kecil Vivo Mall Sukaraja Kabupaten Bogor, sejumlah 21 Ketua/Pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Serikat Pekerja/Serikat Buruh (SP/SB) se-Kabupaten Bogor hadiri undangan silaturahmi yang digelar Forkopimda Kabupaten Bogor, Jum’at (13/05).

Agenda silaturahmi yang dihadiri Waka Polres Bogor Kompol Wisnu Perdana, Dandim 0621 Bogor Letkol Gan Gan Rusgandara, Setda Kabupaten Bogor Burhanudin, Kadisnaker Kabupaten Bogor Zaenal Ashari, UPTD Kepengawasan Wilayah I Bogor dan perwakilan APINDO Kabupaten Bogor.

Dalam pembukaannya Waka Polres Wisnu menyampaikan terima kasih dan permohonan maaf atas ketidak hadiran Kapolres Bogor AKBP Iman Imanuddin.

“Pada kesempatan pertama kali ini buat saya bisa silaturahmi dengan para Ketua/Pengurus SP/SB Kabupaten Bogor, mewakili pak Kapolres yang gak bisa hadir pada kesempatan yang langka ini karena beliau ada agenda mendadak dengan pak Kapolri. Kami atas nama pribadi dan lembaga mengucapkan minal aidin wal faidzin, selamat hari raya Idul Fitri 1443 H. meskipun sudah lewat namun suasana masih terasa,” ucapnya.

Ditempat yang sama dalam sambutannya Setda Kabupaten Bogor, Burhanudin mengucapkan hal yang sama dan menyampaikan kondisi Forkopimda saat ini.

“Dalam kesempatan ini kami atas nama pemerintah kabupaten Bogor mengucapkan minal aidin wal faidzin. Sebagaimana kita ketahui bersama untuk saat ini kabupaten Bogor sedang prihatin pasca kejadian yang menimpa Bupati kita, meskipun demikian kami tetap melayani masyarakat semaksimal mungkin,” tuturnya.

Terkait rencana aksi unjuk rasa yang akan digelar Aliansi SP/SB Kabupaten Bogor pada tanggal 19 Mei mendatang, Dandim 0621 Gan Gan menanggapinya dengan positif.

“Kami atas nama jajaran Forkopimda kabupaten Bogor mendukung sepenuhnya terkait rencana teman-teman buruh kabupaten Bogor yang akan mengelar aksi unjuk rasa dalam rangka memperingati hari Buruh Internasional. Kami dengan pihak kepolisian akan mengawal kegiatan tersebut, dan kami berharap teman-teman nanti tetap jaga kondusifitas kabupaten Bogor dan tetap kita saling menghormati tugas kita masing-masing,” tegasnya.

Sebagai penutup acara perwakilan buruh Bogor, Jon Kenedi menyampaikan rencana aksi unjuk rasa tanggal 19 Mei mendatang.

“Kami dari buruh Bogor yang tergabung dalam Aliansi sangat memahami kondisi kabupaten Bogor saat ini yang sedang prihatin, akan tetapi kondisi kami juga saat ini prihatin pasca diundangkannya UU Cipta Kerja, banyak perusahaan yang menjalankan kebijakannya merugikan kaum buruh. Untuk itu, rencana aksi unjuk rasa tetap akan kami gelar pada tanggal 19 Mei nanti. Ini semua akibat tersumbatnya komunikasi antara pemerintah dengan buruh, padahal sebelumnya kami sudah mengajukan permohonan audiensi tapi tidak ditanggapi dan terpaksa kami lakukan dengan turun kejalan,” ujar Jon sekaligus mengakhiri acara silaturahmi. (UT)