SKI | Lotim – Puskesmas Batuyang Kecamatan Pringgebaya Lombok Timur diserbu siswa dari sejumlah sekolah yang mengalami pusing,mual,muntah dan sakit perut setelah menyantap nasi goreng Makan Bergizi Gratis (MBG) dari salah satu pengelola MBG,Jumat (17/10).
Dari data yang berhasil dihimpun jumlah siswa yang datang ke Puskesmas Batuyang dengan keluhan yang sama sebanyak 31 orang dan yang mengalami rawat inap sebanyak 4 orang.
Kemudian selain Puskesmas Batuyang terdapat juga siswa yang dibawa ke klinik kesehatan terdekat untuk mendapatkan perawatan.
Kepala Puskesmas Batuyang L.M.Hilmi saat dikonfirmasi membenarkan adanya siswa yang dibawa ke Puskesmas dengan mengalami mual,pusing dan sakit perut.
” Siswa yang datang dibawa orang tuanya,” tegasnya.
Ia mengatakan pihaknya belum mengetahui secara pasti dari sekolah mana asal siswa itu karena prinsipnya kami melayani siswa yang datang.
Sementara mengenai masalah tempat sekolahnya urusan pihak kepolisian untuk keperluan penyelidikan.
” Yang jelas kita layani siapa yang datang ke puskesmas untuk berobat,” katanya.
Menurut Hilmi,hingga saat ini belum kita memastikan siswa yang datang berobat dengan keluhan yang sama karena habis menyantap nasi goreng MBG.
Maka ini masih kita lakukan pendalaman dulu dengan melakukan uji lab nasi goreng tersebut.Begitu juga muntahan siswa setelah makan nasi goreng itu tidak ada untuk kita bawa ke uji laboratorium.
” Belum bisa memastikan siswa itu mual,pusing dan sakit perut apakah karena MBG atau makanan lain masih didalami,” tandasnya. (Sul)











