oleh

Relawan TRC RAPI Baru Jadi Peserta BPJS Ketenagakerjaan 5 Bulan, Dapat Santunan JKM 42 Juta

 

SKI|Bogor – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Cabang Bogor Cileungsi didampingi Sekretaris Camat (Sekcam) Cileungsi dan Ketua Radio Antar Penduduk (RAPI) Cileungsi menyerahkan santunan manfaat Jaminan Kematian (JKM) sebesar Rp42.000
000,- kepada ahli waris penerima manfaat jaminan sosial ketenagakerjaan yang diserahkan langsung Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bogor Cileungsi Dedy Mulyadi di Kantor Kecamatan Cileungsi Bogor, Kamis (19/01).

“BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bogor Cileungsi menyerahkan santunan kepada ahli waris (Alm) Tatang Romansah yang berprofesi sebagai Relawan Team Reaksi Cepat (TRC) RAPI Wilayah Cileungsi serta berprofesi sebagai penjahit, pada hari ini secara simbolis menerima manfaat JKM BPJS Ketenagakerjaan sebesar Rp42.000.000 dan Almarhum baru bergabung menjadi peserta BPJS Bukan Penerima Upah ( BPU ) 5 bulan lalu,” ujar Dedy.

“Pada kesempatan yang baik ini juga, kami mengajak teman-teman relawan lain untuk mengetahui manfaat dari BPJS Ketenagakerjaan dan dengan adanya kegiatan seperti ini juga kami berharap teman-teman bisa mengedukasi dan mengajak para pekerja non formal yang mempunyai resiko kerja untuk bergabung menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan BPU,” lanjutnya.

Ditempat yang sama Ketua RAPI Wilayah Cileungsi, Dedi sangat mengapresiasi BPJS Ketenagakerjaan yang sudah memberikan santunan manfaat JKM kepada anggotanya.

“Pada hari ini BPJS Ketenagakerjaan memberikan santunan secara simbolis manfaat JKM kepada ahli waris anggota RAPI yang meninggal dunia sebesar Rp42.000.000, yang mana anggota tersebut merupakan peserta BPJS Ketenagakerjaan yang baru bergabung 5 bulan lalu,” tutur Dedi.

“RAPI sendiri bermitra dengan BPJS Ketenagakerjaan baru 8 bulan, akan tetapi khususnya anggota RAPI Wilayah Cileungsi semuanya didaftarkan menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan,” terangnya.

“Yang mana pada saat kawan-kawan sedang menjalankan tugas dan aktivitasnya sebagai relawan, resiko kerja tak dapat dipungkiri. Kami juga mengajak bukan hanya anggota RAPI saja, tetapi untuk relawan-relawan lainnya agar bisa bergabung menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan,” pungkasnya. (UT)