Santri Pondok Pesantren At-Taubah Lapas Pemuda Tangerang Ngaji Serentak

SKI | Tangerang – Warga binaan pemasyarakatan berhak mendapatkan pembinaan baik berupa pembinaan kepribadian maupun kemandirian. Dalam rangka meningkatkan kualitas pembinaan kerohanian yang diberikan, Lapas Pemuda Kelas IIA Tangerang Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Banten bekerjasama dengan Pondok Pesantren Assidiqiah Tangerang mengadakan kegiatan mengaji serentak. Senin (04/12).

Baca Al-qur’an secara serentak ini merupakan program kerjasama Lapas Pemuda Kelas II A Tangerang dengan Pondok Pesantren Assidiqiah dalam menyiapkan santri yang mencintai Al- qur’an sebagai pedoman dan pegangan hidup. Kegiatan ini mengangkat tema “Mewujudkan Umat Muslim Berkarakter Qur’ani, Sehat dan Harmoni dalam Keragaman”. Kegiatan ini di ikuti oleh seluruh Santri Pondok Pesantren At-Taubah Lapas Pemuda Kelas IIA Tangerang sebanyak 1.652 orang. Didampingi langsung oleh Kepala Lembaga Pemasyarakatan Pemuda Kelas II A Tangerang, Kasi Binadik dan Kasubsi Bimkemaswat.

Sesuai dengan UU No. 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan, Pembinaan merupakan kegiatan yang meningkatkan kualitas ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, intelektual, sikap dan perilaku, profesional, kesehatan jasmani dan rohani Narapidana yang dilaksanakan di dalam maupun di luar Lapas.

Kegiatan ini dilaksanakan di Masjid At-Taubah dan Aula Pondok Pesantren At-Taubah Lapas Pemuda Kelas IIA Tangerang. Dengan adanya kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas iman dan Taqwa Warga Binaan Lapas Pemuda Kelas IIA Tangerang. Kegiatan ini akan rutin dilaksanakan oleh santri Pondok Pesantren At-Taubah mengingat antusias warga binaan pemasyarakatan dalam mengikuti program pembinaan tersebut.

“Terimakasih kepada Pondok Pesantren Assidiqiah yang telah bekerjasama memberikan pembinaan di Lapas Pemuda Kelas IIA Tangerang khususnya bagi santri warga binaan pemasyarakatan, karena pembinaan yang diselenggarakan di Lapas bertujuan selain untuk meningkatkan kualitas iman dan taqwa, serta dapat memperbaiki perilaku sehingga mereka tidak mengulangi lagi perbuatan yang melanggar hukum, dapat diterima oleh keluarga dan masyarakat,” ujar Wahyu Indarto.

Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Banten, Dodot Adikoeswanto mengapresiasi kegiatan
pembinaan yang dilaksanakan di Lapas Pemuda Kelas IIA Tangerang agar warga binaan
pemasyarakatan setelah bebas tidak salah arah dan kembali ke jalan yang benar. (Why).