oleh

Santri Ponpes TQ Sumbawa Diberi Kajian Cegah Faham Radikalisme dan Terorisme

SKI l Sumbawa-Para santri Pondok Pesantren (Ponpes) Tahfidzul Qur’an Desa Gontar Baru,Kecamatan Alas Barat, Kabupaten Sumbawa diberikan kajian mengenai masalah bagaimana mencegah faham radikalisme dan terorisme.

Kegiatan tersebut bertempat di Komplek Ponpes tersebut, Sabtu malam (18|9).

Pimpinan Ponpes Tahfidzul Qur’an Rohmatan Lil’alamati, Ustaz Arifin dalam sembutannya mengatakan bahwa masyarakat kita saat ini masih  dihatui oleh faham radikalisme maupun aksi terorisme yang mengancam stabilitas negara.

Tapi seiring dengan kemajuan zaman faham, dimana faham radikalisme dan terorisme mengikuti pesatnya perkembangan teknologi bahkan sampai pada tingkat pendidikan khususnya Ponpes.

” Faham radikalisme tercermin pada sikap ekstrim yang menghendaki perubahan secara cepat dan mendasar terhadap hal-hal yang dianggap fundamental oleh seseorang maupun kelompok,” tegasnya‎

” Kepada para santri di Ponpes Rohmatan Lil’Allamin melalui kajian yang saat dilaksanakan harus mampu membedakan mana faham radikalisme dan terorisme serta mampu menjadi garda terdepan dalam mencegahnya,” terang Arifin.

Sementara dalam kajian yang disampaikan Ustad Irwan Dani pada intinya menyampaikan pemahaman Radikal merupakan pemahaman dan sikap yang tidak hanya dilarang oleh undang-undang negara.

Selain itu sikap pemahaman tersebut diharamkan oleh semua agama, khususnya agama Islam.

” Dalam Islam pemahaman radikalisme atau terorisme sering disebut dengan istilah bughot yang sudah sangat jelas bahwa tindakan itu hukumnya,” tandasnya.(Red).