IMG-20200814-WA0074_copy_700x280
Mata Publik, Tajam, dan Terpercaya
Wartawan Swara Konsumen Indonesia Dilengkapi Dengan KTA Yang Masih Berlaku Dan Surat Tugas Peliputan, Nama Tercantum Didalam Box Redaksi

Helmi Yahya : Ada Tiga Hal Bagaimana Olahraga Menjadi Industri

Ming, 26 Jul 2020 09:18:15pm

Uyo Taryo - Media Swarakonsumenindonesia

IMG_20200726_211429

 

SKI|Bandung - Bisnis di sektor olahraga tidak sebatas pertandingan. Ada banyak potensi bisnis yang bisa digali dari sektor ini. Mulai dari atlet, merchandise, hingga berbagai konten menarik.

Hal itu dibahas dalam Webinar Series 4 Sekolah Bisnis Manajemen Institut Teknologi Bandung (SBM ITB) “Experience-Based Economy: Sport as Business and Entertainment” melalui Zoom Meeting, Sabtu (25/7/2020).

Helmi Yahya yang menjadi keynote speaker diwebinar itu mengatakan, ada tiga hal bagaimana olahraga bisa menjadi industri. Pertama, pertandingan harus sangat menarik. Kedua, untuk membuat pertandingan menarik dibutuhkan pemain hebat.
Ketiga, para pemain dan petarung hebat harus diberikan gaji tinggi yang didapat dari revenue.

Misalnya Michael Jordan yang menjadi ikon atlet basket kulit hitam di Dunia. Setiap pertandingannya menghasilkan revenue besar dari tiket, sponsor, merchandise dan lain-lain.
“Produk nempel, iklan nempel. Seperti sekarang Korea Selatan menciptakan K-Pop dan Drakor serta para artis di dalamnya. Sehingga gadget, kosmetik, dan lainnya masuk ke sana,” tutur Helmi.

Dalam dunia sepak bola, Indonesia bisa belajar dari Liga Inggris. Belasan tahun lalu, TV rate Liga Inggris dibawah Liga Italia. Namun kini, rating Liga Inggris sama dengan gabungan Liga Spanyol, Italia, Perancis, dan Champion.
“Kenapa jadi mahal dan banyak ditonton? Pemain dan pelatih terbaik ada di sini, mampu bayar, karena penghasilannya tertinggi di Dunia nomor 4,” ungkap dia.

Penghasilan terbesar mereka dari TV rate. Selama ini, penonton terbanyak televisi ada di Asia. Liga Inggris menyadari hal tersebut. Mereka kemudian menyiarkan pertandingan mengikuti primetime Asia, sehingga rate iklan mahal sekali.

“Penonton di China lebih banyak dibanding penonton Inggris keseluruhan. Sedangkan Liga Italia dan Spanyol ngotot mengikuti primetime negaranya. Jatuhnya di Asia tengah malam jadi sedikit yang menonton,” ucap Helmi.

VP of Partnership & Activation/Comercial Persib Bandung, Gabriella Witdarmono mengatakan, olahraga awalnya hanya menonjolkan adu otot. Tapi sekarang, atlet menjadi role model kegiatan sosial, fashion, hingga endorse.

Diluar negeri, pendapatan dari match day hanya 15 persen. Sisanya dari merchandise, partnership, player transfer, hingga digital. Hal itulah yang ingin dikejar Persib.

Setidaknya ada tiga produk dalam sport management yang dibidik. Pertama good service. Misal bagaimana para atlet memberikan service kepada penggemarnya dengan foto bareng.

Kemudian social ideas dan psychic benefits. Mulai dari membentuk komunitas, membuat konten, hingga memostingnya. Ketiga hal tersebut dimanage dan dimarketingkan.

“Kita harus berinovasi untuk memberikan konten yang sesuai dengan yang ingin dicapai. Membuat konten interaktif, sehingga penonton merasa lebih dekat dengan pemain,” ungkap dia.

Sementara itu, Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru, Akhmad Hadian mengatakan, sebuah riset menyatakan, potensi liga setiap tahun mencapai Rp 1,3 triliun. Ia memprediksi angkanya lebih dari itu.
“Industri bola seperti gunung es, yang muncul masih sedikit. Seperti Persib, Persija, Arema, Persebaya. Mereka memiliki brand equity seperti digital media equity, sponspor equity, customer (fans) equity,” imbuh dia.

Ia mengungkapkan, ada 4 transformasi untuk masa depan olahraga dan hiburan. Seperti rethink fans experience, reshape business and rights model, streamline operational effience, provide predictive security and compliance.
“Banyak penggemar sifatnya berbeda. Pahami apa yang mereka inginkan,” ucap dia.

Wakil Dekan Bidang Sumber Daya SBM ITB, Reza Nasution mengungkapkan, olahraga membutuhkan aktivitas manajemen. Kalau tidak dikelola dengan baik, potensinya sulit diraih. Padahal ada banyak potensi dari olahraga seperti makanan, transportasi, hospitallity, dan lainnya.

Manager Riset Kimia Farma Bandung Rizal Ginanjar, memotret perilaku unik di dunia olahraga yang digemarinya. Yaitu mendadak atlet. Lihat saja, banyak masyarakat yang serius mengikuti race.

Ia melihat, 10 peluang bisnis diera sport enthusias. Yakni peralatan olahraga, outfit, sport event, community building, pharmaceutical and FNB, injury kit, sport science, coach and training planner, digitalisasi, sport influencer, dan promosi wisata. (UT/Pun)

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed

Polsek Cileungsi Laksanakan Ops Yustisi Secara Mobile Sasar Titik-Titik Keramaian

Ming, 20 Sep 2020 10:36:43am

  SKI|Bogor - Operasi Yustisi secara mobile dilaksanakan oleh Polsek Cileungsi, Koramil, Pol PP dan Muspika Cileungsi, Minggu (20/09/2020)...

Upaya Masif Sosialisasi dan Terapkan Gerakan 3M Dilakukan Polsek Gunung Putri

Ming, 20 Sep 2020 07:38:08am

  SKI|Bogor - Polsek Gunung Putri Polres Bogor lakukan upaya masif dalam penanggulangan dan pencegahan penyebaran Covid-19 bersama dengan...

Sertijab 9 Kapolsek Jajaran Polres Bogor Yang Dirotasi

Jum, 18 Sep 2020 08:35:57pm

  SKI|Bogor - Kapolres Bogor AKBP Roland Ronaldy, S.H.,S.I.K.,M.Pict.,M.ISS lakukan upacara serah terima jabatan yang dilakukan dihalaman...

Muspika Tanjungsari Gelar Ops. Yustisi Antisipasi Penyebaran dan Percepatan Penanganan Covid-19

Jum, 18 Sep 2020 08:18:58pm

  SKI|Bogor - Operasi Yustisi terus digencarkan guna tekan persebaran Covid-19 oleh tim gabungan Polsek Tanjungsari, Koramil, dan Pol PP...

Tekan Penyebaran Virus Covid-19, BPBD Kabupaten Bogor Semprot Disinfektan Pemukiman Warga

Jum, 18 Sep 2020 08:14:50pm

  SKI|Bogor - Gunakan Mobil Tangki Operasional, selama dua hari BPBD Kabupaten Bogor gelar penyemprotan disinfektan diseluruh wilayah pemukiman...

Polsek Caringin Gelar Operasi Yustisi Guna Putus Penyebaran Covid-19

Kam, 17 Sep 2020 09:41:26pm

  SKI|Bogor - Tidak menggunakan masker, melanggar protokol kesehatan siap-siap untuk diberikan tindakan berupa sangsi sosial maupun dikenakan...

Bupati Bogor Ade Yasin Menghadiri Acara Syukuran HUT PMI ke-75

Kam, 17 Sep 2020 09:37:29pm

  SKI|Bogor - Bupati Bogor H. Ade Munawaroh Yasin menghadiri acara syukuran Hari Ulang Tahun PMI (Palang Merah Indonesia) ke-75 di Aula Markas...

Pemda Kabupaten Bogor Tandatangani MOU Dengan BAPENDA Jabar

Kam, 17 Sep 2020 11:08:39am

  SKI|Bogor - Pemerintah Kabupaten Bogor bersama Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Jawa Barat menandatangani Sinergitas Program...

LBHM Cibinong Berbenah Diri, Angkat Direktur Baru Ditengah Pandemi

Kam, 17 Sep 2020 10:42:33am

  SKI|Bogor - Kebutuhan masyarakat akan keadilan dan perlindungan hukum terus meningkat, ditengah pandemi Covid-19 yang sampai saat ini masih...

Kapolsek Babakan Madang Telusuri Dugaan Penganiayaan Seorang Ustad Yang Meninggal

Kam, 17 Sep 2020 07:05:07am

  SKI|Bogor - Setelah adanya berita pada media sosial terkait meninggalnya seorang tokoh Pimpinan Pondok Pesantren karena dugaan penganiayaan,...

Berita Terbaru

NUSAN

EKONOMI

PERISTIWA

!-- Global site tag (gtag.js) - Google Analytics -->