728 x 90
Mata Publik, Tajam, dan Terpercaya
Wartawan Swara Konsumen Indonesia Dilengkapi Dengan KTA Yang Masih Berlaku Dan Surat Tugas Peliputan, Nama Tercantum Didalam Box Redaksi

Jabar Mulai Gelar Rapid Test untuk Tenaga Kesehatan dan Karyawan di Zona Merah RSHS

Rab, 25 Mar 2020 02:26:39pm

Uyo Taryo - Media Swarakonsumenindonesia

IMG-20200325-WA0019

 

SKI|Bandung - Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar) memulai tes masif COVID-19 di Jabar pada Rabu (25/3/2020). Hari pertama tersebut berupa Rapid Diagnostic Test (RDT) COVID-19 bagi kurang lebih 300 tenaga kesehatan (nakes) dan karyawan Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Dr. Hasan Sadikin atau RSHS Bandung.

Sebagai Rumah Sakit utama rujukan COVID-19 di Jabar, nakes maupun non-nakes yang bekerja di Ring 1 penanganan COVID-19 atau Zona Merah RSHS itu sehari-harinya melakukan close contact cukup lama dengan pasien COVID-19.
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jabar Berli Hamdani mengatakan, pemeriksaan bagi nakes dan karyawan RSHS di Ring 1 ini mengawali rangkaian tes masif COVID-19 oleh Pemprov Jabar. Kepada RSHS, Pemprov Jabar telah menyerahkan kurang lebih 300 unit test kit. Jumlah yang diberikan itu menyesuaikan dengan jumlah orang yang akan diperiksa.

Dalam pelaksanaan tes, Berli berujar bahwa pihaknya bekerja sama dengan tenaga kesehatan Rumah Sakit serta Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota.
Selain tes bagi karyawan di RSHS yang termasuk Kategori A itu, Jabar juga akan melakukan tes bagi Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP).

Sementara rapid test dengan konsep drive-thru yang dilakukan bagi Kategori B dan C saat ini tengah dikoordinasikan dengan Kabupaten/Kota terkait sarana-prasarana, alat, maupun tenaga kesehatan yang akan melaksanakan.
"Dengan adanya rapid test ini, diharapkan dapat menjaring kasus-kasus maupun orang yang berisiko terkena infeksi sehingga bisa diambil langkah dalam penanggulangan COVID-19," ucap Berli.

Adapun menurut Direktur Medik & Keperawatan RSHS Bandung Dr. Nucki Nursjamsi Hidayat, dr, SpOT(K), M.Kes, FICS., sekira 300 karyawan RSHS yang diperiksa terdiri dari dokter, perawat, driver, hingga satpam.
"Hari ini (25/3/2020) kami memeriksakan prioritas pertama, yaitu para dokter, terdiri dari dokter penyakit dalam, dokter anestesi, dokter patologi klinik, dan dokter anak, juga dokter peserta didik PPDS (Program Pendidikan Dokter Spesialis) masing-masing KSM (Kelompok Staf Medis). Lalu diikuti para perawat, perawat dari Ruang Rawat Inap Khusus, dari Isolasi Instalasi Gawat Darurat, dari Isolasi Instalasi Rawat Jalan," ucap Nucki.
"Ditambah juga tenaga non-nakes dari driver. Ada tiga driver yang bantu mobilisasi pasien positif COVID-19. Satpam juga mengamankan (pasien), close contact. Kemudian petugas forensik yang memandikan jenazah ter-confirm positif (COVID-19). Juga petugas penunjang lain seperti Tata Usaha di area Ring 1, termasuk cleaning service," ujarnya.

Berdasarkan pantauan, karyawan RSHS yang diperiksa hari ini tersebut dengan teratur mengantre untuk diperiksa dan mengisi nama lengkap, tanggal lahir, unit kerja, serta nomor telepon. 
Apabila jumlah peralatan tes memungkinkan, Nucki menambahkan bahwa RSHS akan turut memeriksakan karyawan di Ring 2, yaitu nakes yang menyeleksi ODP maupun PDP yang belum terkonfirmasi.

"Prioritas kedua, yaitu shift berikutnya di Ring 1. Apabila jumlah (alat) memungkinkan, kami juga akan memeriksakan petugas didaerah Ring 2 karena cukup berbahaya sehingga mereka tetap berisiko meski lebih kecil (dari Ring 1)," katanya.

Saat ini, RSHS juga sudah menyiapkan Gedung Anggrek Lantai 1 hingga Lantai 5 untuk sarana penanganan COVID-19. Rinciannya, kapasitas untuk menampung pasien COVID-19 yang confirm disediakan di satu lantai untuk kurang lebih 40-60 orang. 
"Kemudian untuk yang belum confirm ada dua lantai, (kapasitas) sekitar 100 orang. Satu lantai lain untuk staf," ucap Nucki.

Nucki pun menuturkan, RSHS Bandung terus berupaya meningkatkan pelayanan sebagai garda terdepan Jabar dalam menangani virus SARS-CoV-2 tersebut, terutama dalam merawat pasien.
"Kami juga merawat pasien confirm maupun non-confirm yang memerlukan alat bantu napas. Kami perluas kapasitas itu jadi sekitar 22. Masalahnya, sarana ada, SDM ada, kami perlu bantuan ventilator. Saat ini kurang enam ventilator," ucapnya. (UT)

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed

Sambut HUT RI Ke-75, Pos Lalulintas Polres Bogor Bersolek Diri

Sab, 8 Agu 2020 10:27:20am

  SKI|Bogor - Sat Lantas Polres Bogor lakukan pemasangan Bendera Merah Putih diseluruh Pos lalu lintas wilayah Kabupaten Bogor, pada Sabtu 8...

Sharaga Art Mulai Dilirik Para Seniman dan Budayawan Bogor

Jum, 7 Agu 2020 10:27:35am

  SKI|Bogor - Konsistensi dan keuletan seorang Seniman atau Budayawan tentunya menjadi suatu keharusan untuk mencapai kesuksesan atau tujuan...

Polres Bogor Kembali Ungkap Kasus Sediaan Farmasi Ilegal

Kam, 6 Agu 2020 08:17:46pm

  SKI|Bogor - Berkat kejelian anggota Polsek Caringin Polres Bogor dan informasi dari masyarakat, Polsek Caringin Polres Bogor tangkap 2 orang...

Desiminasi Penyusunan Profil Gender, Diharapkan Memberikan Data Akurat

Kam, 6 Agu 2020 08:14:08pm

  SKI|Bogor - Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Bogor...

Pemkab Bogor Mulai Benahi Destinasi Wisata Curug Cipamingkis dan Villa Khayangan

Kam, 6 Agu 2020 10:13:47am

  SKI|Bogor - Guna memulihkan sektor perekonomian dimasa Pandemi Covid-19 dan pembinaan kewilayahan terhadap tata ruang untuk wisata, Wakil...

Eggi Sudjana dan TPUA Laporkan Dugaan Penghina Khilafah dan IB. HRS

Kam, 6 Agu 2020 07:26:37am

  SKI|Jakarta - Tim Pembela Ulama dan Aktifis hari ini, Rabu (05/08/2020) telah melaporkan BD dan kawan-kawan yang diduga menghinakan sistem...

Bupati Bogor Luncurkan Bansos Non Tunai Tahap Dua Untuk 200.000 KK

Kam, 6 Agu 2020 07:17:55am

  SKI|Bogor - Bupati Bogor Ade Yasin luncurkan Bantuan Sosial (Bansos) non tunai tahap dua berupa beras sebanyak enam ribu ton, untuk 200 ribu...

Angka Pelanggaran Turun, Tingkat Kesadaran Masyarakat Ditengah Pandemi Meningkat

Kam, 6 Agu 2020 07:14:36am

  SKI|Bogor - Sat Lantas Polres Bogor berikan masker gratis dengan bersepeda hingga public address dihari terakhir pelaksanaan Ops Patuh Lodaya...

Sambut Hari Jadi Polwan ke 72, Polres Bogor Lakukan Bakti Sosial

Kam, 6 Agu 2020 07:10:42am

  SKI|Bogor - Jelang hari jadi Korps Polisi Wanita Republik Indonesia, sejumlah 95 personil Polwan Polres Bogor lakukan Bakti Sosial hingga...

Pemdaprov Jabar Lakukan Pelacakan dan Pengetesan ASN Positif Covid-19

Sel, 4 Agu 2020 08:28:26pm

  SKI|Bandung - Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat secara intens melakukan pelacakan dan pengetesan kontak erat Aparatur Sipil Negara (ASN)...

Berita Terbaru

NUSAN

EKONOMI

PERISTIWA

!-- Global site tag (gtag.js) - Google Analytics -->
%d blogger menyukai ini: