728 x 90
Mata Publik, Tajam, dan Terpercaya
Wartawan Swara Konsumen Indonesia Dilengkapi Dengan KTA Yang Masih Berlaku Dan Surat Tugas Peliputan, Nama Tercantum Didalam Box Redaksi

Jabar Siapkan Dana Rp16,2 Triliun untuk Atasi Dampak Sosial COVID-19

Jum, 3 Apr 2020 09:20:46pm

Uyo Taryo - Media Swarakonsumenindonesia

IMG-20200403-WA0078

 

SKI|Bandung - Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat mengalokasikan Rp16,2 triliun lebih untuk menanggulangi dampak sosial dan ekonomi pandemik COVID-19.
Sebanyak Rp3,2 triliun untuk bantuan pangan, sisanya dalam bentuk padat karya dari berbagai proyek investasi di Jabar senilai Rp13 triliun.

Demikian disampaikan Gubernur Jawa Barat saat konferensi pers di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Jum’at (3/4/2020) sore.
“Kami sudah memutuskan bersama Dewan (DPRD Jabar), total anggaran untuk penanggulangan COVID - 19 di Jawa Barat ini adalah kurang lebih sekitar Rp16,2 triliun,” ujar Kang Emil - sapaan akrab Ridwan Kamil.

Kang Emil menjelaskan, bantuan pangan dan tunai Rp3,2 triliun dapat membantu 15 persen masyarakat ekonomi terbawah, diluar 25 persen yang telah ditanggung Pemerintah Pusat seperti program Kartu Sembako dan Program Keluarga Harapan.
Sehingga gabungan bantuan dari Pemerintah Pusat dan Pemda Provinsi Jabar dapat menjangkau 40 persen warga miskin baru. Belum lagi ditambah anggaran dari Pemerintah Kabupaten/Kota, maka warga miskin yang akan terbantu bisa diatas 40 persen.
“Sebagian Kota/Kabupaten juga saya apresiasi, mereka berniat untuk menambahkan untuk kekurangan-kekurangan jika memungkinkan,” kata Kang Emil.

Khusus untuk bantuan pangan dan tunai, telah ditetapkan jumlah per Kepala Keluarga Rp500.000 dan akan segera diberikan dalam waktu dekat. Saat ini Pemda Provinsi Jabar sedang mendata siapa saja warga miskin baru yang berhak.
Setelah pendataan rampung, para Wali Kota/Bupati diminta segera mengeluarkan Surat Keputusan (SK) yang akan ditindaklanjuti Pemda Provinsi Jabar untuk menyalurkan dana tersebut.

Menurut Kang Emil, bantuan pangan Rp500 ribu itu 1/3 diberikan dalam bentuk tunai dan 2/3 dalam bentuk sembako. Untuk menstimulus multiplier effect, Pemda Provinsi Jabar dibantu Perum Bulog akan membeli sembako dari para pedagang pasar tradisional.

Kemudian dalam penyaluran bantuan akan melibatkan PT. Pos Indonesia dan ojek online dari berbagai vendor. Para sopir ojol itu akan diberikan insentif khusus dari pemerintah, diluar kredit atau bonus yang mereka dapat dari aplikator.
“Jadi para pedagang pasar tong hariwang, kami akan membeli jika ada tren turun dalam penjualan dipasar-pasar. Kami juga membayar tim ojol itu dengan insentif dan upah yang datang dari anggaran Rp3,2 triliun itu,” jelasnya.

Proses pemberian bantuan pangan, kata Kang Emil, akan diberikan dalam dua gelombang. Gelombang pertama bantuan akan diberikan kepada mereka yang sudah terdata. Sementara gelombang kedua akan diberikan kepada mereka yang terlewat saat pendataan.
“Jadi, kami menyisihkan 20 persen (bantuan) dari yang sekarang ada untuk meng-cover mereka-mereka yang merasa perlu dibantu tapi tidak terdata,” jelasnya.

Kang Emil juga menjelaskan, saat ini Pemda Provinsi Jabar sedang menghitung besaran gaji dan tunjangan ASN Provinsi yang dapat disisihkan secara sukarela untuk membantu masyarakat terdampak COVID-19. Besaran akan tergantung dilakukan secara adil dan proporsional sesuai golongan jabatan dan nilai pendapatan.
“Untuk ASN yang pendapatannya pas-pasan tidak akan dipungut, tapi kepada mereka yang bisa memberikan lebih itu akan diberikan pilihan-pilihan sumbangan pemotongan dari penghasilannya,” ucapnya. (UT)

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

IMG-20200220-WA0014

News Feed

Bupati Bogor Terus Lakukan Kajian Persiapan Fase New Normal

Kam, 28 Mei 2020 07:54:38pm

  SKI|Bogor - Guna mempersiapakan fase New Normal di Kabupaten Bogor yang direncanakan akan diterapkan pada awal Juni 2020. Bupati Bogor Ade...

Kapolres Bogor Apresiasi Aksi Cepat Bhabinkamtibmas Tanggulangi Gizi Buruk Bayi Kembar

Kam, 28 Mei 2020 07:09:35pm

  SKI|Bogor - Aksi cepat tanggap seorang Bhabinkamtibmas bersama Babinsa mendapatkan apresiasi dari Kapolres Bogor. Pasalnya petugas...

Hari Pertama Masuk Kerja, ASN Pemprov Jabar Setelah Libur Iedul Fitri

Sel, 26 Mei 2020 05:13:28pm

  SKI|Bandung - Aparatur Sipil Negara (ASN) dilingkungan Pemerintah Daerah (Pemda) Provinsi Jawa Barat (Jabar) sudah mulai bekerja pada Selasa...

Masih Berlakunya Regulasi PSBB, Arus Lalu Lintas Puncak Terpantau Kondusif

Sel, 26 Mei 2020 10:54:11am

  SKI|Bogor - Moment peringatan hari Raya Iedul Fitri yang telah dilakukan pada hari Minggu kemarin (24/05/2020) dapat dijalankan oleh warga...

Alumni ’87 SMAN Banjar Gelar Silaturahmi Daring Dari Berbagai Daerah

Sen, 25 Mei 2020 05:39:02pm

  SKI|Bogor - Silaturahmi merupakan kewajiban bagi setiap manusia dan muslim pada khususnya, bersalaman-salaman atau halal bihalal pada setiap...

Gubernur Jawa Barat Gelar ‘Open House’ Daring Dari Rumah Dinas

Sen, 25 Mei 2020 07:30:56am

  SKI|Bandung - Tradisi bersalaman-salaman atau halalbihalal pada Iedul Fitri tahun ini dapat diganti dengan silahturahmi secara daring, karena...

Gubernur Jabar Lakukan Shalat Iedul Fitri di Rumah Dinas

Ming, 24 Mei 2020 05:09:59pm

  SKI|Bandung - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil melakukan Shalat Iedul Fitri bersama keluarganya dirumah dinas Gubernur di Gedung Pakuan Kota...

Polres Bogor Musnahkan Ribuan Botol Miras dan Ungkap TPPO Bermodus Panti Pijat

Jum, 22 Mei 2020 03:26:24pm

  SKI|Bogor - Kapolres Bogor AKBP Roland Ronaldy dan jajarannya berhasil sita dan musnahkan ribuan botol miras berbagai merk, serta membongkar...

Berita Seorang Warga Kelaparan di Kecamatan Cijeruk, Ternyata Hoaks

Kam, 21 Mei 2020 05:38:41pm

  SKI|Bogor - Kapolres Bogor AKBP Roland Ronaldy bergerak cepat setelah mendapat informasi adanya warga masyarakat di Kecamatan Cijeruk yang...

Pemkab Bogor Gelar Aksi Bersama TNI dan Polri di Pasar Parung

Kam, 21 Mei 2020 08:40:58am

  SKI|Bogor - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor bersama jajaran TNI dan Polri kembali mengelar aksi bersama dalam memutus rantai peredaran...

Berita Terbaru

NUSAN

EKONOMI

PERISTIWA

!-- Global site tag (gtag.js) - Google Analytics -->
%d blogger menyukai ini: