IMG-20200814-WA0074_copy_700x280
Mata Publik, Tajam, dan Terpercaya
Wartawan Swara Konsumen Indonesia Dilengkapi Dengan KTA Yang Masih Berlaku Dan Surat Tugas Peliputan, Nama Tercantum Didalam Box Redaksi

Penanganan COVID-19 di Provinsi Jabar Mendapat Apresiasi Presiden

Sel, 11 Agu 2020 07:12:57pm

Uyo Taryo - Media Swarakonsumenindonesia

IMG-20200811-WA0014

 

SKI|Bandung - Presiden Republik Indonesia Joko Widodo mengapresiasi penanganan Covid-19 di Jawa Barat yang dinilai terkendali. Dari laporan level kewaspadaan periode 3 hingga 9 Agustus 2020, tidak ada lagi Zona Merah atau daerah Risiko Tinggi di Jabar.

Rinciannya, pada periode tersebut, 14 Kabupaten/Kota termasuk kedalam Zona Oranye (Risiko Sedang) dan 13 Kabupaten/Kota masuk Zona Kuning (Risiko Rendah). Sementara di level Kecamatan, hingga 5 Agustus lalu, terdapat 228 Kecamatan atau sekitar 36 persen merupakan Zona Hijau.

Meskipun masih terdapat kenaikan kasus terkonfirmasi disejumlah daerah, rata-rata angka Reproduksi Efektif (Rt) Covid-19 di Jabar pada 28 Juli hingga 9 Agustus berada diangka 0,86.

"Terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Gubernur, Forkopimda, Bupati dan Wali Kota, jajaran Gugus Tugas, dokter dan perawat, tokoh masyarakat, relawan, TNI dan Polri, yang telah bekerja keras dalam mengendalikan Covid-19 di Jawa Barat sehingga kondisi-kondisi yang ada bisa dikendalikan," ucap Presiden dalam arahannya kepada Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Jabar di Makodam III/Siliwangi, Kota Bandung, Selasa (11/8/2020).

"Rata-rata semua sudah pada posisi (zona kewaspadaan) Kuning dan Hijau, saya harapkan ini terus dipertahankan dan dikendalikan. Syukur (jika) yang kuning semua bisa dilarikan (menjadi zona) ke Hijau," tambahnya.

Kepada seluruh warga negara, Presiden pun mengingatkan untuk terus mentaati protokol kesehatan hingga vaksin Covid-19 telah selesai diuji dan bisa digunakan.

"Saya ingatkan kembali ancaman Covid-19 belum selesai hingga vaksin (Covid-19) bisa divaksinasikan kepada seluruh rakyat di Tanah Air ini," ujarnya.

Dalam rapat koordinasi yang diikuti Bupati/Wali Kota secara virtual itu, Presiden juga mengingatkan mengenai pentingnya strategi intervensi berbasis lokal, dimana PSBB tingkat Desa/Kampung atau penanganan dalam skala kecil bisa memudahkan untuk memutus rantai penularan virus SARS-CoV-2.
"Saya kira ini sudah dikerjakan Jabar, agar diteruskan," kata Presiden.

Selain itu, Presiden juga menyoroti terkait manajemen krisis terutama dalam kedisiplinan masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan, khususnya memakai masker. Presiden berujar, penggunaan masker adalah kunci keberhasilan memutus rantai penularan Covid-19 sekaligus mendukung dalam kebijakan aktivitas perekonomian.

"Betul yang dikatakan Bapak Gubernur (Jabar), pilih PSBB atau masker, kita pilih pakai masker. Diharapkan disini (Jabar), dalam dua minggu ini, dibantu TNI/Polri dan Gugus Tugas Daerah, urusan masker dikerjakan secara masif," ucap Presiden.

Presiden juga menegaskan bahwa urusan kesehatan dan ekonomi adalah dua hal yang sama penting sehingga Kepala Daerah harus jeli mengatur dua hal tersebut selama pengendalian pandemi.

"Tidak bisa hanya mengurus Covid-19, tapi urusan ekonomi tidak diurus. Ini akan menimbulkan problem sosial-ekonomi di masyarakat. Maka gas dan rem (antara kesehatan dan ekonomi) oleh Bupati, Wali Kota, dan Gubernur ini manajemennya harus dikendalikan dengan ketepatan yang baik," tutur Presiden.

Presiden pun berpesan agar Pemerintah Daerah segera merealisasikan belanja APBD untuk mendorong pemulihan ekonomi. Hal itu juga menjadi upaya pemerintah agar Indonesia tidak masuk ke dalam resesi setelah pertumbuhan ekonomi nasional pada kuartal kedua minus 5,32.

"Saya minta Bupati, Wali Kota, Gubernur, agar belanja dari APBD disegerakan. Kuncinya ada dibulan Juli hingga September supaya kita tidak masuk kategori resesi ekonomi. Begitu belanjakan segera mungkin, kemungkinan kita kembali lagi positif masih ada peluang," tegasnya.

Sementara itu, Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Jabar sekaligus Gubernur Jabar Ridwan Kamil melaporkan, Jabar merupakan Provinsi paling rawan dalam penularan Covid-19 dengan jumlah penduduk hampir 50 juta jiwa.

Namun, kekompakan semua pihak mampu membuat jumlah kasus di Provinsi Jabar berada pada urutan kelima dari 34 provinsi di Indonesia. "Hingga saat ini kasus aktif tinggal 2.927 orang, yang sembuh sudah 4.444 orang," kata Kang Emil --sapaan Ridwan Kamil.

Usai menggelar rapat koordinasi di Makodam III/Siliwangi, Kang Emil turut mendampingi Presiden Joko Widodo dan rombongan antara lain Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto, Menteri BUMN Erick Thohir, dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung untuk meninjau BUMN PT Bio Farma. Setelah itu, rombongan juga meninjau uji klinis fase 3 vaksin Sinovac asal China kepada 25 relawan di RSP Unpad. (UT)

Sumber : Humas Jabar

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed

Polsek Cileungsi Laksanakan Ops Yustisi Secara Mobile Sasar Titik-Titik Keramaian

Ming, 20 Sep 2020 10:36:43am

  SKI|Bogor - Operasi Yustisi secara mobile dilaksanakan oleh Polsek Cileungsi, Koramil, Pol PP dan Muspika Cileungsi, Minggu (20/09/2020)...

Upaya Masif Sosialisasi dan Terapkan Gerakan 3M Dilakukan Polsek Gunung Putri

Ming, 20 Sep 2020 07:38:08am

  SKI|Bogor - Polsek Gunung Putri Polres Bogor lakukan upaya masif dalam penanggulangan dan pencegahan penyebaran Covid-19 bersama dengan...

Sertijab 9 Kapolsek Jajaran Polres Bogor Yang Dirotasi

Jum, 18 Sep 2020 08:35:57pm

  SKI|Bogor - Kapolres Bogor AKBP Roland Ronaldy, S.H.,S.I.K.,M.Pict.,M.ISS lakukan upacara serah terima jabatan yang dilakukan dihalaman...

Muspika Tanjungsari Gelar Ops. Yustisi Antisipasi Penyebaran dan Percepatan Penanganan Covid-19

Jum, 18 Sep 2020 08:18:58pm

  SKI|Bogor - Operasi Yustisi terus digencarkan guna tekan persebaran Covid-19 oleh tim gabungan Polsek Tanjungsari, Koramil, dan Pol PP...

Tekan Penyebaran Virus Covid-19, BPBD Kabupaten Bogor Semprot Disinfektan Pemukiman Warga

Jum, 18 Sep 2020 08:14:50pm

  SKI|Bogor - Gunakan Mobil Tangki Operasional, selama dua hari BPBD Kabupaten Bogor gelar penyemprotan disinfektan diseluruh wilayah pemukiman...

Polsek Caringin Gelar Operasi Yustisi Guna Putus Penyebaran Covid-19

Kam, 17 Sep 2020 09:41:26pm

  SKI|Bogor - Tidak menggunakan masker, melanggar protokol kesehatan siap-siap untuk diberikan tindakan berupa sangsi sosial maupun dikenakan...

Bupati Bogor Ade Yasin Menghadiri Acara Syukuran HUT PMI ke-75

Kam, 17 Sep 2020 09:37:29pm

  SKI|Bogor - Bupati Bogor H. Ade Munawaroh Yasin menghadiri acara syukuran Hari Ulang Tahun PMI (Palang Merah Indonesia) ke-75 di Aula Markas...

Pemda Kabupaten Bogor Tandatangani MOU Dengan BAPENDA Jabar

Kam, 17 Sep 2020 11:08:39am

  SKI|Bogor - Pemerintah Kabupaten Bogor bersama Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Jawa Barat menandatangani Sinergitas Program...

LBHM Cibinong Berbenah Diri, Angkat Direktur Baru Ditengah Pandemi

Kam, 17 Sep 2020 10:42:33am

  SKI|Bogor - Kebutuhan masyarakat akan keadilan dan perlindungan hukum terus meningkat, ditengah pandemi Covid-19 yang sampai saat ini masih...

Kapolsek Babakan Madang Telusuri Dugaan Penganiayaan Seorang Ustad Yang Meninggal

Kam, 17 Sep 2020 07:05:07am

  SKI|Bogor - Setelah adanya berita pada media sosial terkait meninggalnya seorang tokoh Pimpinan Pondok Pesantren karena dugaan penganiayaan,...

Berita Terbaru

NUSAN

EKONOMI

PERISTIWA

!-- Global site tag (gtag.js) - Google Analytics -->