728 x 90
Mata Publik, Tajam, dan Terpercaya
Wartawan Swara Konsumen Indonesia Dilengkapi Dengan KTA Yang Masih Berlaku Dan Surat Tugas Peliputan, Nama Tercantum Didalam Box Redaksi

PSBB Proporsional di Jabar Butuhkan Dukungan Kedisiplinan Warga

Kam, 21 Mei 2020 05:07:57am

Uyo Taryo - Media Swarakonsumenindonesia

IMG_20200521_044019

 

SKI|Bandung - Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) tingkat Provinsi di Jawa Barat (Jabar) akan dilanjutkan secara proporsional. Tujuannya supaya penanggulangan COVID-19 di Jabar lebih terukur dan terkendali.

Gubernur Jabar Ridwan Kamil dalam jumpa pers di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Rabu (20/5/2020), mengumumkan level kewaspadaan untuk 27 Kabupaten/Kota. Berdasarkan hasil evaluasi Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Jabar, 3 daerah berada dilevel 4 atau zona merah, 19 daerah berada dilevel 3 atau zona kuning, dan 5 daerah berada dilevel 2 atau zona biru.

"Dari 27 daerah Kabupaten/Kota tidak ada yang masuk kelevel 1, maksimal ada dilevel 2. Oleh karena itu, kami di Provinsi memberikan rekomendasi Shalat Iedul Fitri diselenggarakan dirumah, tidak di lapangan terbuka," kata Kang Emil --sapaan Ridwan Kamil.

Kang Emil menyatakan, terdapat delapan indikator atau variabel yang menjadi pertimbangan Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Jabar dalam menentukan level kewaspadaan Kabupaten/Kota.

Selain laju reproduksi (Rt), laju Orang Dalam Pemantauan (ODP), Pasien Dalam Pengawasan (PDP), angka kesembuhan, tingkat kematian, transmisi atau kontak indeks, pergerakan masyarakat, dan risiko geografis, menjadi indikator dalam menentukan level kewaspadaan.

"Kami mencoba memberi skor secara ilmiah. Jika skor rendah 8 sampai 11, masuk kategori 5 ataupun kritis warna hitam. Jika skor 12 sampai 14, maka masuk level kewaspadaan 4, berat, warna merah. Jika skornya 15 sampai 17, maka berada dilevel kewaspadaan kuning atau cukup berat," ucapnya.

Level 5 atau zona hitam berarti masih ditemukan kasus Covid-19 dengan penyebaran komunitas (community transmission), yang menunjukkan individu bisa terinfeksi Covid-19 tanpa sadar kapan dan di mana. Jika daerah berada dilevel ini, maka pembatasan mobilitas dilakukan secara penuh.

Artinya, masyarakat harus berada dirumah, aktivitas dibatasi dengan maksimal, kecuali sektor-sektor krusial seperti kesehatan, pangan, dan pelayanan dasar. Kemudian, kerumunan dilarang dan fasilitas pelayanan kesehatan harus diperkuat.

Sementara level 4 atau zona merah diberikan kepada daerah yang masih ditemukan kasus Covid-19 pada satu klaster atau lebih dengan peningkatan kasus signifikan, sehingga dapat dilakukan PSBB maksimal atau penuh di daerah tersebut. Pergerakan didaerah zona merah maksimal 30 persen.

Daerah yang berada di level 3 atau zona kuning berarti ditemukan kasus Covid-19 pada klaster tunggal, sehingga bisa diterapkan PSBB parsial didaerah tersebut. Kerumunan didaerah zona kuning maksimal 10 orang dengan pergerakan maksimal 60 persen.

Sedangkan level 2 atau zona biru diberikan kepada daerah yang masih menemukan kasus Covid-19 secara sporadis, baik lokal maupun kasus impor, maka perlu diterapkan physical distancing dengan ketat. Kendati pergerakan sudah bisa mencapai 100 persen, kerumunan maksimal hanya 50 orang.

"PSBB proporsional yaitu menyerahkan persentase PSBB kepada Kota dan Kabupaten karena sudah diberikan data yang jelas, posisi indeks masing-masing, sehingga nanti ada daerah yang fokus pada PDP, ada daerah yang fokus pada pemudik ODP, ada daerah yang fokus pada pasien positif, dan lain sebagainya," kata Kang Emil.

Kang Emil juga melaporkan hasil evaluasi PSBB tingkat Provinsi di Jabar. Berdasarkan hasil evaluasi, tren penularan Covid-19 menurun. Hal itu terlihat dari rata-rata penambahan kasus per hari, dari 40 kasus per hari pada akhir April 2020 turun menjadi 21 kasus per hari setelah PSBB Provinsi diterapkan.

Tingkat rata-rata kematian Jabar akibat Covid-19 pun menurun dari tujuh jiwa menjadi empat jiwa per hari. Sementara tingkat kesembuhan mencapai dua kali lipat. Kemudian, jumlah pasien yang dirawat di Rumah Sakit mengalami penurunan, dari sekitar 430 pasien menurun menjadi sekitar 270 pasien.

PSBB tingkat Provinsi di Jabar juga berhasil menekan mobilitas warga. Hal itu berdampak pada penurunan kasus baru. Sebelum PSBB tingkat Provinsi berlaku, reproduksi penularan Covid-19 mencapai indeks 3 di Jabar. Kini, indeks tersebut menurun menjadi 1.

"Ini membuktikan bahwa pergerakan PSBB di Jabar sangat efektif, tapi ini tidak jaminan akan selamanya baik jika kedisiplinan tidak bisa dijaga di Jawa Barat," tegas Kang Emil.

"Tanpa mengurangi ke-khidmat-an dalam menjelang Iedul Fitri dan syariatnya, kami memohon warga, satu tidak mudik, kemudian mudiklah dengan digital, silahturahmilah dengan virtual, dan juga berhubung 27 Kabupaten/Kota tidak ada daerah warna hijau, kami merekomendasi Shalat Iedul Fitri dirumah masing-masing," pungkasnya. (UT)

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

IMG_20200630_153546
IMG-20200701-WA0069
IMG-20200528-WA0108

News Feed

Polres Bogor Kukuhkan Lagi Kampung Tangguh Lembur Tohaga Lodaya di Sukamakmur

Jum, 3 Jul 2020 03:19:05pm

  SKI|Bogor - Kapolres Bogor AKBP Roland Ronaldy, S.H., S.I.K., M.Pict., M.ISS kembali kukuhkan kampung Tangguh Lembur Tohaga Lodaya. Kali ini...

PT. ANTAM Berikan Bantuan PCR Kepada Pemkab Bogor

Jum, 3 Jul 2020 02:56:17pm

  SKI|Bogor - Pemerintah Kabupaten Bogor terima bantuan satu Polymerase Chain Reaction (PCR), dari PT Aneka Tambang Tbk, di Pendopo Bupati,...

Kabupaten Bogor Mulai Terapkan PSBB Masa Transisi

Jum, 3 Jul 2020 02:12:11pm

  SKI|Bogor - Bupati Bogor H. Ade Yasin yang sekaligus merupakan Ketua Gugus Tugas Covid-19 menyampaikan hasil Rapat Evaluasi Pelaksanaan PSBB...

PSBB Proporsional Bodebek Diperpanjang Hingga 17 Juli 2020

Kam, 2 Jul 2020 05:25:59pm

  SKI|Bandung - Gubernur Jawa Barat (Jabar) menetapkan perpanjangan PSBB Proporsional diwilayah Bogor, Depok dan Bekasi yang berlaku hingga 17...

Swab Test Massal Digelar Kembali di Pasar Cisarua Bogor

Kam, 2 Jul 2020 04:59:46pm

  SKI|Bogor - Guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19 dipusat keramaian termasuk pasar test massal gencar dilakukan, seperti halnya pada...

Gubernur Lantik 13 Pimpinan Tinggi Pratama Provinsi Jawa Barat

Kam, 2 Jul 2020 07:18:51am

  SKI|Bandung - Setelah melalui seleksi sebanyak empat tahap yang diberikan Panitia Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Provinsi...

Gubernur Jabar Kagumi Sosok Rudy Sufahriadi

Rab, 1 Jul 2020 08:56:19pm

  SKI|Bandung - Gubernur Jabar Ridwan Kamil yang akrab disapa Kang Emil mengungkapkan kekagumannya terhadap sosok Rudy Sufahriadi, lengkapnya...

Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Bogor, Gelar Rapid Test di Pasar Parung Panjang

Rab, 1 Jul 2020 08:30:19pm

  SKI|Bogor - Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor menggelar rapid test massal di Pasar Parungpanjang, Rabu...

Pembuatan E-KTP Di Kecamatan Gabuswetan Diduga Sarat Pungli

Rab, 1 Jul 2020 08:25:33pm

  SKI|Indramayu - Selama ini dalam proses  pembuatan E-KTP di Kecamatan Gabuswetan Kabupaten Indramayu Jawa Barat diduga sarat pungutan liar (...

Bupati Bogor Hadiri Peringatan Hari Bhayangkara ke-74

Rab, 1 Jul 2020 07:32:26pm

  SKI|Bogor - Bupati Bogor Ade Yasin menghadiri Peringatan Hari Bhayangkara Ke-74 Tahun 2020 secara virtual di Aula Vicon Polres Bogor, Rabu...

!-- Global site tag (gtag.js) - Google Analytics -->
%d blogger menyukai ini: