IMG-20200814-WA0074_copy_700x280
Mata Publik, Tajam, dan Terpercaya
Wartawan Swara Konsumen Indonesia Dilengkapi Dengan KTA Yang Masih Berlaku Dan Surat Tugas Peliputan, Nama Tercantum Didalam Box Redaksi

Mengaku Mampu Gandakan Uang Kakek Joni Cabuli Anak Temannya

Rab, 2 Sep 2020 05:06:41pm

Rahmatul Kautsar - Media Swarakonsumenindonesia

JONI Saat Digelandang Masuk Tahanan. Photo: RK

SKI| Mataram  - Unit Perlindungan Perempuan dan Anak menahan dan mengamankan pelaku tindak pidana pencabulan. Pelaku berinisial JMR alis Joni (58 tahun), warga Lingkungan Pagesangan Baru Kelurahan Pagesangan Kecamatan Mataram, Kota Mataram. Joni ditangkap karena tega mencabul anak temannya sendiri, yang masih berusia 16 tahun. Rabu (02/09/2020).

Sebelum kejadian pelaku dan orang tua korban kerap bertemu. Mengaku iba melihat kehidupan korban yang cukup kesusahan, pelaku memanfaatkan  Kesempatan itu untuk berbuat jahat. Pria asal Flores NTT itu mengaku kepada korban bisa menggandakan uang.

‘’ Pelaku meminta ayah korban datang ke rumah bersama anaknya. Lalu memasukkan uang di sebuah kardus. Katanya uangnya bisa bertambah menjadi Rp 500 Juta,’’ ungkap Kasat Reskrim Polresta Mataram, AKP Kadek Adi Budi Astawa.

Pelaku juga meminta Ayah korban harus membawa dua botol air mineral dan satu buah kunyit, sebagai syarat ritual menggandakan uang, melihat anak korban yang masih cantik dan ranum, timbul hasrat pelaku untuk berbuat cabul. Anak korban lalu diminta masuk ke dalam kamar. Pelaku pura-pura memulai ritualnya. Kunyit dikupas dan botol air mineral dibuka untuk dibalur ditubuh korban. Baju dan pakaian dalam korban dibuka. Pelaku mulai mengerayangi tubuh korban.

‘’ Pelaku juga menyentuh alat kelamin korban. Katanya dia bisa merubah korban menjadi cantik dan akan membelikan korban hadiah,’’ bebernya.

Joni Saat Digelandang Masuk Ruang Tahanan. Photo: RK

 

Setelah kejadian itu. Korban keluar kamar dan sampai rumah bercerita kepada orang tuanya. Cerita anak gadisnya itu membuat korban naik pitam dan langsung melapor ke Polresta Mataram. Laporan itu diproses kepolisian dan langsung mengamankan pelaku di Mapolresta Mataram untuk diperiksa lebih lanjut.

‘’ Orang tua korban sangat marah dan melapor. Dari sana kita teruskan dengan meminta keterangan saksi-saksi. Sekarang kita masih amankan untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut,’’ kata Kadek.

Kadek menuturkan, pelaku sengaja mengaku bisa menggandakan uang. Korban percaya karena pelaku berjanji akan membelikan anak korban sejumlah barang. Yaitu handphone, gelang, kalung, cincin dan perlengkapan sekolah. Tapi semuanya itu hanya modus bejat pelaku. Karena perbuatannya itu, pelaku terancam dijerat pasal 82 ayat (1) Jo pasal 76E UU RI nomor 35 tahun 2014 sebagaimana atas perubahan UU Nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara.

‘’Korban terlena dengan iming-iming pelaku. Padahal dia mau berbuat bejat,’’ tuturnya.

Pelaku di depan petugas mengakui semua perbuatannya. Joni mengaku sama sekali tidak bisa menggandakan uang. Anak korban yang berusia 16 tahun sudah tiga kali dia temui. Sejak pertemuan yang pertama kali. Hasratnya kepada korban sudah timbul. Lalu ada kesempatan dengan memperdaya orang tua korban yang kesusahan ekonomi.

‘’ Saya tidak bisa menggandakan uang. Itu hanya modus saja. Sejak bertemu korban pertama kali hasrat saya sudah ada. Istri saya sudah meninggal tujuh tahun lalu,’’ ungkap kakek peot tapi bejat itu. (red SKI)

Baca Juga

News Feed

Kapolda Jabar Tinjau Pelaksanaan Operasi Yustisi di Polres Bogor

Jum, 25 Sep 2020 07:56:50pm

  SKI|Bogor - Kapolda Jabar Irjen Pol. Drs. Rudy Sufahriadi bersama Kapolres Bogor AKBP Roland Ronaldy, S.H.,S.I.K.,M.Pict.,M.Iss dan Letkol...

Polsek Sukaraja Gelar Ops Yustisi Sasar Para Pelanggar Protokol Kesehatan

Jum, 25 Sep 2020 07:49:40pm

  SKI|Bogor - Operasi gabungan penindakan pelanggar protokol Kesehatan Melalui Ops Yustisi Polsek Sukaraja sasar para pelanggar protokol...

Gubernur Jabar Tanda Tangani Perjanjian Pinjaman Daerah Dengan PT Sarana Multi Infrastruktur

Kam, 24 Sep 2020 08:38:43pm

  SKI|Bandung - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menanda tangani Perjanjian Pinjaman Daerah Tahun 2020 antara Pemerintah Daerah Provinsi Jabar...

Suami Bupati Bogor Dimakamkan Secara Kedinasan Polri

Kam, 24 Sep 2020 08:21:25pm

  SKI|Bogor - Aiptu H. Yanwar Permadi, S.E (alm), suami dari Bupati Bogor Hj. Ade Munawaroh Yasin dimakamkan secara kedinasan Polri di Taman...

RSUD Cibinong Bersinergi Dengan PWI, Gelar Workshop Zona Integritas Virtual

Kam, 24 Sep 2020 08:12:23pm

  SKI|Bogor - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cibinong Kabupaten Bogor menggelar Workshop dan Studi Banding Virtual bertajuk "Implementasi...

Muspika Jasinga Gencar Tingkatkan Disiplin Warga Dengan Menerapkan 3M

Kam, 24 Sep 2020 05:28:14pm

  SKI|Bogor - Polsek Jasinga Polres Bogor bersama Koramil dan Satpol PP lakukan penertiban penggunaan masker dan bagi-bagi masker secara gratis...

Polsek Tanjungsari Gelar Ops Yustisi Sasar Para Pelanggar Protokol Kesehatan

Kam, 24 Sep 2020 05:23:57pm

  SKI|Bogor - Operasi Yustisi gabungan yang dilaksanakan Polsek Tanjungsari, Koramil, Pol PP, sasar para pelanggar protokol kesehatan yang...

Warga Kabupaten Bogor Berdukacita, Suami Bupati Bogor Wafat

Kam, 24 Sep 2020 08:45:58am

  SKI|Bogor - Inna lillahi wa Inna Ilaihi Raji'un... kabar duka tersebar hampir disemua media soasial maupun media massa yang ada di Kabupaten...

Kapolsek Cileungsi Bersama Anggota Giat Gerakan Bogor Bermasker Secara Masif

Rab, 23 Sep 2020 08:09:22pm

  SKI|Bogor - Kapolsek Cileungsi Polres Bogor AKP Benny Cahyadi, S.I.K., M.H. bersama anggota lakukan upaya masif Gerakan Bogor Bermasker dalam...

Satlantas Polres Bogor Bersama Dishub, dan Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Gelar Ops Yustisi

Rab, 23 Sep 2020 08:04:14pm

  SKI|Bogor - Upaya penertiban pelanggar protokol kesehatan terus dilakukan, berlokasi dipasar dan terminal Cibinong, Selasa (22/09/2020). Tim...

Berita Terbaru

NUSAN

EKONOMI

PERISTIWA

!-- Global site tag (gtag.js) - Google Analytics -->