oleh

Soal SPPD Fiktif DPRD Lotim, Pimpinan dan Anggota DPRD Enggan Beri Penjelasan

SKI, NTB – Pimpinan dan anggota  Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lombok Timur bungkam dan enggan bicara terkait dengan mencuatnya kembali kasus dugaan  SPPD fiktif dan joki belasan oknum anggota DPRD Lotim.

Ketua DPRD Lotim, Raden Rahardian Soejono kepada wartawan saat diminta tanggapannya tidak berani banyak memberikan penjelasan mengenai masalah dugaan SPPD fiktif dan joki tersebut. ” kalau  masalah itu jangan dibahas,” ujarnya singkat.

Hal yang sama dikatakan anggota DPRD Lotim yang lainnya tidak berani memberikan pernyataan. Dengan meminta langsung ke pimpinan DPRD Lotim. ” Kalau SPPD fiktif itu silahkan ke pimpinan dewan saja langsung,” tegasnya.

Pada pemberitaan sebelumnya dari Aliansi Pemuda Lotim bersatu melakukan aksi ke kantor Kejaksaan Negeri Lombok Timur dengan meminta kepada aparat penegak hukum untuk serius dalam menangani kasus dugaan SPPD fiktif dan joki belasan oknum anggota DPRD Lotim.

Bahkan meminta kepada aparat penegak hukum untuk segera memenjarakan belasan oknum anggota DPRD Lotim tersebut, dengan meminta pertanggungjawaban atas apa yang dilakukan belasan oknum wakil rakyat Lotim.

“Kami minta kepada aparat penegak hukum untuk menuntaskan kasus dugaan SPPD Fiktif dan joki belasan oknum anggota DPRD Lotim tersebut,” kata Muhyi dalam orasinya. (Red).

Komentar

News Feed