Tragis! Pria Asal Ponorogo Tewas Gantung Diri Dalam Kamar Kostnya di Kota Mataram

SKI|Mataram – Warga Monjok Timur Kecamatan Selaparang Kota Mataram,digegerkan oleh penemuan pria penghuni salah satu kost tewas dalam keadaan leher terikat dan tergantung tali nilon pada. Jum’at (02/09/22) sekitar pukul 16.00 Wita.

 

Berawal dari kecurigaan teman kerjanya yang menghubungi korban namun tidak ada jawaban,dan khawatir akan keadaan korban yang diketahui sedang mengalami sakit selama berbulan-bulan akhirnya datang ke tempat kos korban di Jl. Pertiwi Monjok Baru,Kota Mataram.

 

“saya panggil-panggil tidak ada nyaut,gerbangnya dikonci,saya naik masuk soalnya dia dalam keadaan sakit makanya khawatir,diketahui juga sama warga,pintu kosnya tidak terkunci,saya masuk liat keadaannya,pintu kamarnya terbuka sedikit begitu saya nyalakan lampu saya kaget liat dia sudah tergantung,saya langsung keluar” ungkap Ega Ramdan.

 

Terkait penyakit yang diderita korban,Ega mengaku tidak mengetahui pasti.

 

“Dia g pernah cerita sakitnya sakit apa pada saya,kalau dia sakit si sudah berbulan-bulan cuma dia tidak pernah cerita kalau sakit apa” tandasnya.

 

Polisi yang mendapatkan laporan warga akan kejadian itupun langsung ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk mengamankan dan melakukan olah TKP.

 

“Setelah olah TKP sementara korban yang diketahui berinisial M, (34) asal Jawa merupakan seorang karyawan di salah satu wahana permainan di Mataram Mall,korban berasal dari Desa Ngabar Kecamatan Siman Kabupaten Ponorogo Jawa Timur“ ungkap Kasat Reskrim Kompol Kadek Adi Budi Astawa pada awak media di TKP.

 

Sementara motif dari korban nekat mengakhiri hidupnya belum diketahui,polisi masih melakukan pendalaman.

 

“tidak ditemukaan tanda-tanda kekerasan pada korban,tidak ada barang yang hilang,namun langkah berikutnya kami akan melakukan visum di Rumah Sakit bhayangkara,di kamar kami menemukan surat pengunduran diri dari tempat kerja korban,apakah terkait peristiwa ini kita masih dalami” tandasnya.

 

M menyewa kos sudah hampir 1 tahun,namun M dikenal merupakan sosok yang tertutup,tidak pernah bergaul dengan lingkungan tempatnya ngekos.

 

Korban kini sudah berada di RS Bhayangkara untuk dilakukan proses Visum luar dan menunggu persetujuan dari keluarga korban untuk dilakukan proses autopsi penyebap pasti kematian korban. (RK)