728 x 90
Mata Publik, Tajam, dan Terpercaya
Wartawan Swara Konsumen Indonesia Dilengkapi Dengan KTA Yang Masih Berlaku Dan Surat Tugas Peliputan, Nama Tercantum Didalam Box Redaksi
IMG-20190913-WA0050

SKI| Jakarta – Mantan Capim KPK periode 2019 – 2023, Jonson Jacobus Amstrong yang namanya lebih dikenal dengan JJ Amstrong Sembiring, SH.MH Angkat suara menanggapi Revisi Undang-Undang KPK yang akan dilaksanakan.

Menurut Amstrong, RUU KPK bisa melemahkan lembaga anti rasuha tersebut dan saya sangat prihatin akan permasalahan yang terjadi saat ini dimana DPR akan segera mengesahkan RUU KPK tersebut, Ucapnya Saat memberikan keterangan kepada awak media, sabtu (14/9/19).

Lebih lanjut, seperti yang disampaikan Pimpinan KPK yang menyerahkan mandat KPK sepenuhnya kepada Presiden, karena komisioner KPK seperti merasa dikepung dari berbagai sisi, kemudian yang sangat memperhatinkan dan mencemaskan yaitu permasalahan RUU KPK dirasanya seperti sembunyi-sembunyi dan berkesan seperti terburu buru, sedangkan Kita Komisioner KPK saja tidak tau drafnya seperti apa.

Amstrong juga menilai, seperti adanya kepentingan dari orang-orang tertentu yang bisa membuat lembaga anti rasuha ini benar-benar menjadi diujung tanduk.

Bagi Amstrong tujuannya merevisi UU KPK bisa saja agar menguntungkan kepentingan dari pihak yang punya peluang korupsi (berjamaah). Maka sudah merupakan hal klasik dan fakta mengatakan yaitu sebuah UU yang direvisi akan cenderung selalu menguntungkan posisi mereka yang punya kepentingan (sarat kepentingan).

Lebih lanjut, bila sampai RUU KPK ini terlaksana dan di sahkan oleh DPR, maka ditakutkan akan menimbulkal ketidak percayaanya masyarakat terhadap lembaga anti rasuha ini, karena sebelumnya ada wacana Revisi UU KPK, lembaga anti rasuha sudah mulai menjadi lembaga yang terbaik di negeri ini dan tanpa pandang bulu membasmi Korupsi yang sudah memjamur di negeri ini.

Menurut pendapat Amstrong juga Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak perlu memiliki Dewan Pengawas, sebagaimana yang diusulkan oleh DPR dalam usulan revisi UU Nomor 30 Tahun 2002 tentang KPK.

“Karena menurut Amstrong hal tersebut tidak perlu karena KPK sudah memiliki mekanisme pengawasan sendiri, KPK telah memiliki mekanisme pengawasan yang cukup ketat, mulai dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), DPR, Kementerian Komunikasi dan Informatika hingga mekanisme pra-peradilan. keberadaan Dewan Pengawas juga tidak bisa menjamin sebuah lembaga bisa bekerja secara efektif.

“Misalkan ambil contoh saja lembaga Kompolnas, menurut Amstrong itu belum efektif mengawasi polisi. Kemudian Komisi Kejaksaan, itu ada lembaganya tapi tidak efektif juga, begitu juga lemabaga lain seperti lembaga komisi yudisial juga masih belum efektif jadi hitungannya bukan ada lembaga atau tidak ada lembaganya tapi kata kunci terletak pada mekanismenya efektif atau tidak.

Amstrong yang juga sebagai pribadi merupakan mantan Capim KPK, Bila sampai terjadinya pengesahan RUU KPK, saya pribadi mengambil langkah untuk tidak akan ikut kembali mencalonkan Capim KPK di tahun 2024 nanti, karena pupusnya pupularitas lembaga anti rasuha dengan di revisinya UU KPK

Penulis/Editor :Why/Red SKI

Baja Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed

Tingkatkan Kinerja Pengelolaan PBB P2 Dengan Inovasi Bappenda

Kam, 19 Sep 2019 12:58:45pm

SKI| Bogor - Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah (BAPPENDA) Kabupaten Bogor terus meningkatkan kinerja pengelolaan PBB P2 dari berbagai macam aspek...

Ribuan Masyarakat Batang Antusias Sambut Bhakti Sosial Kodam IV

Rab, 18 Sep 2019 10:23:01pm

SKI| Batang - Ribuan masyarakat yang berasal dari Kota Batang dan sekitarnya antusias menyambut kegiatan bhakti sosial yang digelar Kodam...

Pererat Silaturahmi Danramil 03/Serengan Berkunjung Ke Tokoh Masyarakat

Rab, 18 Sep 2019 10:07:28pm

SKI| Surakarta - Koramil 03/Serengan, Kodim 0735/Surakarta selalu menjalin tali silaturahmi dengan semua komponen masyarakat dalam menjaga wilayah...

Satlantas Polres Lotim Gelar Khitanan Massal

Rab, 18 Sep 2019 09:32:55pm

SKI| LOTIM - Belasan anak mengikuti khitan massal gratis dan pengobatan gratis bagi masyarakat Desa Rumbuk yang diadakan oleh Satuan Lalulintas...

PT. KAI (PERSERO) Daop 4 Semarang Demak 17 September 2019

Rab, 18 Sep 2019 09:28:02pm

SKI| Demak - Tingkatkan keselamatan, KAI lakukan sosialisasi di perlintasan sebidang pintu pintu kereta api di wilayah ganepo kec Mranggen kab...

Team Futsal Putri Kab.Bogor “NETIC” Terus Berpacu Dan Berprestasi Diajang Futsal Putri

Rab, 18 Sep 2019 03:12:07pm

SKI| Bogor - NETIC adalah salah satu nama Team Futsal Putri asal Kabupaten Bogor yang berkiprah ditingkat Nasional diberbagai kejuaraan Futsal Putri...

Danrem 071/Wijaya Kusuma Tinjau Lokasi Serbuan Teritorial Di Kabupaten Batang

Sel, 17 Sep 2019 09:05:06pm

SKI| Batang - Komandan Korem 071/Wijaya Kusuma Kolonel Kav Dani Wardhana, S.Sos., M.M., M.Hn., berserta tim dari Korem 071/WK serta di dampingi...

Pangdam IV Sambut Satgas Yonif Raider 408/Sbh Dari Tugas Pamtas RI-RDTL

Sel, 17 Sep 2019 08:39:05pm

SKI| Semarang - Setelah bertugas selama sembilan bulan melaksanakan tugas Operasi Pamtas RI-RDTL, prajurit yang tergabung dalam Satgas Yonif Raider...

Pelaku Curat Diringkus Timsus Polres Lotim 

Sel, 17 Sep 2019 08:34:02pm

SKI| LOTIM - Timsus Polres Lombok Timur berhasil menangkap pelaku pencurian dengan pemberatan  (Curat) di wilayah Desa Wajegeseng, Kabupaten Lombok...

Jangan Sampai Ketinggalan, Boom Sale Di Ace Hardware

Sel, 17 Sep 2019 06:25:08pm

SKI| Jakarta - Sebagai pusat perlengkapan rumah tangga dan gaya hidup terlengkap, ACE kembali menghadirkan BOOM Sale yang menawarkan harga paling...

!-- Global site tag (gtag.js) - Google Analytics -->
%d blogger menyukai ini: