728 x 90
Mata Publik, Tajam, dan Terpercaya
Wartawan Swara Konsumen Indonesia Dilengkapi Dengan KTA Yang Masih Berlaku Dan Surat Tugas Peliputan, Nama Tercantum Didalam Box Redaksi
SKI, Jakarta – Indonesia sudah lama menjadi sarang peredaran kosmetik, obat dan barang palsu dari Tiongkok. Sindikat ini berhasil dibongkar  Subdit I Indag Ditreskrimsus Polda Metro Jaya  dan menyita barang senilai Rp67 miliar.
 
Barang seludupan itu sulit di endus lantaran masuk lewat jalur tikus di perbatasan negara Indonesia. Oknum petugas diduga juga ikut memuluskan penyeludupan ini sehingga bisa berlangsung lama.
 
Kosmetik, obat-obatan dan barang palsu senilai Rp 67 Miliar yang ditangkap Ditreskrimsus Polda Metro Jaya di Pelabuhan Tegar Marunda Center, Tarumajaya, Bekasi Jawa Barat, ternyata sudah berlangsung sekitar 1 tahun. Polisi mengamankan 4 tersangka, satu diantaranya warga negara (WN) Tiongkok AH (40).
 
Tersangka AH, merupakan otak penyeludupan tersebut. Sementara tiga tersangka lain, PL (63), H (30) dan EK (44) merupakan jaringannya sebagai distributor. Pengakuan 3 tersangka melakukan kegiatan barang ilegal itu sekitar 5 hingga 8 tahun.
 
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol  Gatot Edi Pramono mengatakan, para tersangka dengan sengaja memasukan barang-barang itu dari luar negeri secara melawan hukum. Barang tersebut memiliki nilai jual tinggi, masuk ke wilayah Malaysia dari Tingkok melalui pelabuhan Pasir Gudang Johor. Kemudian barang dikirim ke pelabuhan Kuching Serawak.
 
Selanjutnya barang dibawa menggunakan truk ke perbatasan Indonesia melalui jalan darat (jalan tikus) ke wilayah Jagoi Babang, Kalimantan Barat. Isi barang itu lalu diangkut menggunakan truk besar (Fuso) dari Pontianak melalui pelabuhan Dwikora dikirim pakai kapal angkut, dan masuk ke pelabuhan Tegar Marunda Center, Bekasi, ucap Irjen Pol Gatot, Rabu (14/8/19).
 
Dikatakan, para tersangka ditangkap Subdit I Indag Ditreskrimsus Polda Metro Jaya terpisah pada 27, 29 Juli 2019 dan 7 Agustus 2019 di Marunda Center Bekasi dan Perumahan Dadap Residence, Kosambi Kota Tangerang, Banten. Dari para penyeludup ini polisi menyita 10 truk kosmetik, obat-obatan, bahan pangan, suku cadang kendaraan dan barang elektronik.
 
Irjen Pol Gatot mengatakan nilai total seluruh barang yang disita adalah Rp67 Miliar. “Karena barang masuk ke Indonesia tanpa izin, maka mereka menghindari pajak atau tidak bayar pajak. Ini mengakibatkan kerugian negara sampai Rp 17 Miliar,” ucap Irjen Pol Gatot didampingi Dirreskrimsus Kombes Iwan Kurniawan.
 
Potensi kerugian Rp. 17 Miliar itu kata Irjen Pol Gatot hanya dalam satu kali pengiriman. “Sementara mereka mengaku sebulan paling tidak, melakukan 4 kali pengiriman. Jadi sebulan potensi kerugian negara mencapap Rp 68 Miliar. Kalau setahun maka Rp 816 Miliar.  Jadi kalau lima tahun, sudah sampai triliunan,” jelas Irjen Pol Gatot.
 
Irjen Pol Gatot merinci barang impor ilegal tanpa ijin BP POM itu, adalah kosmetik dan obat-obatan sebanyak 1.024.193 pcs, 4.350 bungkus bahan pangan sebanyak 774.036 pcs suku cadang kendaraan atau sparepart berbagai jenis kendaraan dan 48.641 pcs berbagai jenis barang elektronik.
 
Tentunya dari kasus ini, kami masih dalami lagi kemungkinan apakah ada kelompok lain selain mereka, yang juga melakukan penyelundupan serupa, pungkasnya.
 
Penyelundupan ini kata Gatot selain merugikan pemasukan negara lewat izin edar, pajak dan lainnya juga sangat merugikan daya saing produk dalam negeri. (Red SKI) 

Baja Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed

Tingkatkan Kinerja Pengelolaan PBB P2 Dengan Inovasi Bappenda

Kam, 19 Sep 2019 12:58:45pm

SKI| Bogor - Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah (BAPPENDA) Kabupaten Bogor terus meningkatkan kinerja pengelolaan PBB P2 dari berbagai macam aspek...

Ribuan Masyarakat Batang Antusias Sambut Bhakti Sosial Kodam IV

Rab, 18 Sep 2019 10:23:01pm

SKI| Batang - Ribuan masyarakat yang berasal dari Kota Batang dan sekitarnya antusias menyambut kegiatan bhakti sosial yang digelar Kodam...

Pererat Silaturahmi Danramil 03/Serengan Berkunjung Ke Tokoh Masyarakat

Rab, 18 Sep 2019 10:07:28pm

SKI| Surakarta - Koramil 03/Serengan, Kodim 0735/Surakarta selalu menjalin tali silaturahmi dengan semua komponen masyarakat dalam menjaga wilayah...

Satlantas Polres Lotim Gelar Khitanan Massal

Rab, 18 Sep 2019 09:32:55pm

SKI| LOTIM - Belasan anak mengikuti khitan massal gratis dan pengobatan gratis bagi masyarakat Desa Rumbuk yang diadakan oleh Satuan Lalulintas...

PT. KAI (PERSERO) Daop 4 Semarang Demak 17 September 2019

Rab, 18 Sep 2019 09:28:02pm

SKI| Demak - Tingkatkan keselamatan, KAI lakukan sosialisasi di perlintasan sebidang pintu pintu kereta api di wilayah ganepo kec Mranggen kab...

Team Futsal Putri Kab.Bogor “NETIC” Terus Berpacu Dan Berprestasi Diajang Futsal Putri

Rab, 18 Sep 2019 03:12:07pm

SKI| Bogor - NETIC adalah salah satu nama Team Futsal Putri asal Kabupaten Bogor yang berkiprah ditingkat Nasional diberbagai kejuaraan Futsal Putri...

Danrem 071/Wijaya Kusuma Tinjau Lokasi Serbuan Teritorial Di Kabupaten Batang

Sel, 17 Sep 2019 09:05:06pm

SKI| Batang - Komandan Korem 071/Wijaya Kusuma Kolonel Kav Dani Wardhana, S.Sos., M.M., M.Hn., berserta tim dari Korem 071/WK serta di dampingi...

Pangdam IV Sambut Satgas Yonif Raider 408/Sbh Dari Tugas Pamtas RI-RDTL

Sel, 17 Sep 2019 08:39:05pm

SKI| Semarang - Setelah bertugas selama sembilan bulan melaksanakan tugas Operasi Pamtas RI-RDTL, prajurit yang tergabung dalam Satgas Yonif Raider...

Pelaku Curat Diringkus Timsus Polres Lotim 

Sel, 17 Sep 2019 08:34:02pm

SKI| LOTIM - Timsus Polres Lombok Timur berhasil menangkap pelaku pencurian dengan pemberatan  (Curat) di wilayah Desa Wajegeseng, Kabupaten Lombok...

Jangan Sampai Ketinggalan, Boom Sale Di Ace Hardware

Sel, 17 Sep 2019 06:25:08pm

SKI| Jakarta - Sebagai pusat perlengkapan rumah tangga dan gaya hidup terlengkap, ACE kembali menghadirkan BOOM Sale yang menawarkan harga paling...

!-- Global site tag (gtag.js) - Google Analytics -->
%d blogger menyukai ini: