728 x 90
Mata Publik, Tajam, dan Terpercaya
Wartawan Swara Konsumen Indonesia Dilengkapi Dengan KTA Yang Masih Berlaku Dan Surat Tugas Peliputan, Nama Tercantum Didalam Box Redaksi

Ditreskrimsus Polda Metro Jaya Ungkap Kosmetik Dan Obat Palsu Senilai 67 Miliar

Rab, 14 Agu 2019 07:12:37pm

Admin - Media Swarakonsumenindonesia

SKI, Jakarta - Indonesia sudah lama menjadi sarang peredaran kosmetik, obat dan barang palsu dari Tiongkok. Sindikat ini berhasil dibongkar  Subdit I Indag Ditreskrimsus Polda Metro Jaya  dan menyita barang senilai Rp67 miliar.
 
Barang seludupan itu sulit di endus lantaran masuk lewat jalur tikus di perbatasan negara Indonesia. Oknum petugas diduga juga ikut memuluskan penyeludupan ini sehingga bisa berlangsung lama.
 
Kosmetik, obat-obatan dan barang palsu senilai Rp 67 Miliar yang ditangkap Ditreskrimsus Polda Metro Jaya di Pelabuhan Tegar Marunda Center, Tarumajaya, Bekasi Jawa Barat, ternyata sudah berlangsung sekitar 1 tahun. Polisi mengamankan 4 tersangka, satu diantaranya warga negara (WN) Tiongkok AH (40).
 
Tersangka AH, merupakan otak penyeludupan tersebut. Sementara tiga tersangka lain, PL (63), H (30) dan EK (44) merupakan jaringannya sebagai distributor. Pengakuan 3 tersangka melakukan kegiatan barang ilegal itu sekitar 5 hingga 8 tahun.
 
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol  Gatot Edi Pramono mengatakan, para tersangka dengan sengaja memasukan barang-barang itu dari luar negeri secara melawan hukum. Barang tersebut memiliki nilai jual tinggi, masuk ke wilayah Malaysia dari Tingkok melalui pelabuhan Pasir Gudang Johor. Kemudian barang dikirim ke pelabuhan Kuching Serawak.
 
Selanjutnya barang dibawa menggunakan truk ke perbatasan Indonesia melalui jalan darat (jalan tikus) ke wilayah Jagoi Babang, Kalimantan Barat. Isi barang itu lalu diangkut menggunakan truk besar (Fuso) dari Pontianak melalui pelabuhan Dwikora dikirim pakai kapal angkut, dan masuk ke pelabuhan Tegar Marunda Center, Bekasi, ucap Irjen Pol Gatot, Rabu (14/8/19).
 
Dikatakan, para tersangka ditangkap Subdit I Indag Ditreskrimsus Polda Metro Jaya terpisah pada 27, 29 Juli 2019 dan 7 Agustus 2019 di Marunda Center Bekasi dan Perumahan Dadap Residence, Kosambi Kota Tangerang, Banten. Dari para penyeludup ini polisi menyita 10 truk kosmetik, obat-obatan, bahan pangan, suku cadang kendaraan dan barang elektronik.
 
Irjen Pol Gatot mengatakan nilai total seluruh barang yang disita adalah Rp67 Miliar. "Karena barang masuk ke Indonesia tanpa izin, maka mereka menghindari pajak atau tidak bayar pajak. Ini mengakibatkan kerugian negara sampai Rp 17 Miliar," ucap Irjen Pol Gatot didampingi Dirreskrimsus Kombes Iwan Kurniawan.
 
Potensi kerugian Rp. 17 Miliar itu kata Irjen Pol Gatot hanya dalam satu kali pengiriman. "Sementara mereka mengaku sebulan paling tidak, melakukan 4 kali pengiriman. Jadi sebulan potensi kerugian negara mencapap Rp 68 Miliar. Kalau setahun maka Rp 816 Miliar.  Jadi kalau lima tahun, sudah sampai triliunan," jelas Irjen Pol Gatot.
 
Irjen Pol Gatot merinci barang impor ilegal tanpa ijin BP POM itu, adalah kosmetik dan obat-obatan sebanyak 1.024.193 pcs, 4.350 bungkus bahan pangan sebanyak 774.036 pcs suku cadang kendaraan atau sparepart berbagai jenis kendaraan dan 48.641 pcs berbagai jenis barang elektronik.
 
Tentunya dari kasus ini, kami masih dalami lagi kemungkinan apakah ada kelompok lain selain mereka, yang juga melakukan penyelundupan serupa, pungkasnya.
 
Penyelundupan ini kata Gatot selain merugikan pemasukan negara lewat izin edar, pajak dan lainnya juga sangat merugikan daya saing produk dalam negeri. (Red SKI) 

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed

Sambut HUT RI Ke-75, Pos Lalulintas Polres Bogor Bersolek Diri

Sab, 8 Agu 2020 10:27:20am

  SKI|Bogor - Sat Lantas Polres Bogor lakukan pemasangan Bendera Merah Putih diseluruh Pos lalu lintas wilayah Kabupaten Bogor, pada Sabtu 8...

Sharaga Art Mulai Dilirik Para Seniman dan Budayawan Bogor

Jum, 7 Agu 2020 10:27:35am

  SKI|Bogor - Konsistensi dan keuletan seorang Seniman atau Budayawan tentunya menjadi suatu keharusan untuk mencapai kesuksesan atau tujuan...

Polres Bogor Kembali Ungkap Kasus Sediaan Farmasi Ilegal

Kam, 6 Agu 2020 08:17:46pm

  SKI|Bogor - Berkat kejelian anggota Polsek Caringin Polres Bogor dan informasi dari masyarakat, Polsek Caringin Polres Bogor tangkap 2 orang...

Desiminasi Penyusunan Profil Gender, Diharapkan Memberikan Data Akurat

Kam, 6 Agu 2020 08:14:08pm

  SKI|Bogor - Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Bogor...

Pemkab Bogor Mulai Benahi Destinasi Wisata Curug Cipamingkis dan Villa Khayangan

Kam, 6 Agu 2020 10:13:47am

  SKI|Bogor - Guna memulihkan sektor perekonomian dimasa Pandemi Covid-19 dan pembinaan kewilayahan terhadap tata ruang untuk wisata, Wakil...

Eggi Sudjana dan TPUA Laporkan Dugaan Penghina Khilafah dan IB. HRS

Kam, 6 Agu 2020 07:26:37am

  SKI|Jakarta - Tim Pembela Ulama dan Aktifis hari ini, Rabu (05/08/2020) telah melaporkan BD dan kawan-kawan yang diduga menghinakan sistem...

Bupati Bogor Luncurkan Bansos Non Tunai Tahap Dua Untuk 200.000 KK

Kam, 6 Agu 2020 07:17:55am

  SKI|Bogor - Bupati Bogor Ade Yasin luncurkan Bantuan Sosial (Bansos) non tunai tahap dua berupa beras sebanyak enam ribu ton, untuk 200 ribu...

Angka Pelanggaran Turun, Tingkat Kesadaran Masyarakat Ditengah Pandemi Meningkat

Kam, 6 Agu 2020 07:14:36am

  SKI|Bogor - Sat Lantas Polres Bogor berikan masker gratis dengan bersepeda hingga public address dihari terakhir pelaksanaan Ops Patuh Lodaya...

Sambut Hari Jadi Polwan ke 72, Polres Bogor Lakukan Bakti Sosial

Kam, 6 Agu 2020 07:10:42am

  SKI|Bogor - Jelang hari jadi Korps Polisi Wanita Republik Indonesia, sejumlah 95 personil Polwan Polres Bogor lakukan Bakti Sosial hingga...

Pemdaprov Jabar Lakukan Pelacakan dan Pengetesan ASN Positif Covid-19

Sel, 4 Agu 2020 08:28:26pm

  SKI|Bandung - Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat secara intens melakukan pelacakan dan pengetesan kontak erat Aparatur Sipil Negara (ASN)...

Berita Terbaru

NUSAN

EKONOMI

PERISTIWA

!-- Global site tag (gtag.js) - Google Analytics -->
%d blogger menyukai ini: