728 x 90
Mata Publik, Tajam, dan Terpercaya
Wartawan Swara Konsumen Indonesia Dilengkapi Dengan KTA Yang Masih Berlaku Dan Surat Tugas Peliputan, Nama Tercantum Didalam Box Redaksi

Jurnalis Dan Koalisi Masyarakat Sipil NTB Tolak Revisi UU KPK

Ming, 8 Sep 2019 02:59:32pm

Admin - Media Swarakonsumenindonesia

IMG-20190908-WA0002

SKI| Mataram - Saat bersamaan, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sedang menghadapi dua upaya melumpuhkan kewenangan pemberantasan korupsi. Seleksi pimpinan yang diwarnai calon pelanggar kode etik sampai dengan upaya pelemahan melalui Rancangan Undang Undang Nomor 20 tahun 2002 tentang KPK.

Jurnalis Mataram dan koalisi masyarakat sipil NTB memandang, dua agenda ini terindikasi upaya sistematis dan terdesain untuk melemahkan kewenangan KPK sebagai lembaga antirasuah. Diduga ada pihak - pihak yang terindikasi terusik dengan agenda pemberantasan korupsi, karena banyak diantara mereka yang terjerat adalah pejabat publik, seperti oknum kepala daerah, oknum anggota DPRD, oknum 6 pejabat birokrasi dari pusat hingga daerah. Mereka yang merasa terancam menjalankan modus korupsi kolusi dan nepotisme, sangat bernafsu untuk melemahkan KPK melalui agenda RUU.

“Kami jurnalis di Mataram dan koalisi masyarakat sipil sangat berkepentingan mengawal agenda pemberantasan korupsi agar tetap berjalan, bahkan harus ditingkatkan. Karena masih banyak agenda pemberantasan korupsi kakap yang belum terungkap, baik di pusat maupun di daerah,” kata koordinator jurnalis, Sirtupillaili, Sabtu (7/9).

Bagi jurnalis, ketua Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Mataram ini menilai, KPK selama ini mampu mengungkap sederet kasus kakap melibatkan banyak pejabat penting. Dalam konteks ini, ada simbisis antara kerja jurnalisme dengan kinerja KPK. “Fakta yang belum terungkap oleh karya jurnalistik yang melibatkan konspirasi pejabat negara, itu bisa diungkap oleh KPK. Lewat penindakan KPK itu, kami selama ini mengawal kinerja pemerintah agar bersih dari praktik korupsi,” ujar Sirtupillaili.

Sementara Koalisi masyarakat sipil yang diwakili Dwi Sudarsono menyoroti revisi Undang Undang KPK yang diindikasikan sebagai upaya melumpuhkan agenda pemberantasan korupsi. 10 poin yang akan terjadi jika revisi singkat itu terjadi. Diantaranya, independensi KPK terancam karena penyidik tidak lagi dari kalangan independen, penyadapan harus melalui dewan pengawas yang dibentuk. “Ini akan mempersulit proses penyadapan yang selama ini sudah berjalan sesuai dengan SOP,” ucap Dwi Sudarsono.

Anehnya lagi, kata dia, penuntutan perkara korupsi yang selama ini terintegrasi, sesuai RUU harus berkoordinasi dengan Kejaksaan Agung. Perkara yang menjadi perhatian publik justru sepertinya tidak jadi kriteria prioritas penanganan kasus.

“Poin poin lain terlihat jelas dari upaya melemahkan kewenangan. Seperti kewenangan pengambil alihan perkara di tingkat penuntutan dibatasi, bahkan kewenangan strategis penuntutan dihilangkan,” tegas Dwi Sudarsono.

Aksi dukungan kepada KPK berlangsung Sabtu (7/9) usai workshop Jurnalis Melawan Korupsi di Mataram. Para jurnalis dan Koalisi membawa pamflet dengan beragam kalimat yang intinya pro pada KPK dan menolak pelemahan oleh pihak - pihak tertentu. Tertulis "Save KPK", " Tolak Capim KPK Bermasalah", hingga tolak Revisi UU KPK. (Khautsar) 

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed

Ada Apa ? OTT Tak Bikin Jera, Aturan Tetap Disepelekan

Sel, 4 Agu 2020 07:20:33pm

  SKI|Bogor - Petugas Satpol PP Kabupaten Bogor rutin mengadakan Kegiatan Operasi Tangkap Tangan (OTT) Sampah 2 kali dalam seminggu. Penindakan...

Disbudpar Bersama Diskominfo Kabupaten Bogor Gelar PENSI Virtual

Sel, 4 Agu 2020 07:16:10pm

  SKI|Bogor - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) beserta Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Bogor lakukan...

Bawaslu Kabupaten Bogor Sambangi Diskominfo

Sel, 4 Agu 2020 07:12:19pm

  SKI|Bogor - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Bogor sambangi Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Bogor, Senin...

Giat Kapolres Bogor Bersama Forkopimda: Panen Raya Bersama di Tanjungsari

Sel, 4 Agu 2020 07:08:11pm

  SKI|Bogor - Kapolres Bogor AKBP Roland Ronaldy, S.H.,S.I.K.,M.Pict.,M.ISS bersama Forkopimda Kabupaten Bogor lakukan panen raya padi bersama...

Sat Lantas Bagi Ribuan Masker Bersama Komunitas Biker Se-Kabupaten Bogor

Ming, 2 Agu 2020 08:58:35pm

  SKI|Bogor - Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor Bogor berikan ribuan masker bersama Komunitas Biker se- Kabupaten Bogor pada hari libur Idul...

Lengkap Sudah Kepengurusan Koperasi PWI Kabupaten Bogor

Jum, 31 Jul 2020 07:43:33pm

  SKI|Bogor - Kepengurusan Koperasi Warta Karya Mandiri (KWKM) PWI Kabupaten Bogor periode 2020-2025 resmi diumumkan pada saat rapat perdana,...

Musholla An-Nur Selenggarakan Sholat Idul Adha dan Potong Hewan Qurban

Jum, 31 Jul 2020 07:17:06pm

  SKI|Bogor - Setiap tanggal 10 Dzul Hijjah, semua umat Islam yang tidak melaksanakan haji merayakan hari raya Idul Adha. Pada hari itu, umat...

1.260 Pegawai Gedung Sate Lakukan Swab Test, 40 Orang Dinyatakan Positif

Jum, 31 Jul 2020 04:40:39pm

  SKI|Bandung - Sebanyak 40 orang pegawai Gedung Sate dinyatakan positif corona setelah dilakukan test swab pada 26, 27, 28 Juli 2020. Sekda...

Polres Bogor Peringati Hari Raya Idul Adha Terapkan Protokol Covid-19

Jum, 31 Jul 2020 04:22:52pm

  SKI|Bogor - Keluarga Polres Bogor laksanakan Shalat Idul Adha 1441 H. dan penyembelihan Hewan Qurban bertempat di Mapolres Bogor,...

Perkenalan dan Tatap Muka Camat Baru Banding Agung

Kam, 30 Jul 2020 04:17:19pm

  SKI|Oku Selatan - Silaturahmi dan tatap muka Camat yang baru dilantik Adi Saputra, S.H dengan Lurah / Kepala Desa, unsur Muspika, UPTD...

Berita Terbaru

NUSAN

EKONOMI

PERISTIWA

!-- Global site tag (gtag.js) - Google Analytics -->
%d blogger menyukai ini: