728 x 90
Mata Publik, Tajam, dan Terpercaya
Wartawan Swara Konsumen Indonesia Dilengkapi Dengan KTA Yang Masih Berlaku Dan Surat Tugas Peliputan, Nama Tercantum Didalam Box Redaksi

Wagub Jabar Bahas Raperda Pesantren Bersama Kyai dan Ormas

Sen, 22 Jun 2020 08:37:22pm

Uyo Taryo - Media Swarakonsumenindonesia

IMG_20200622_203345

 

SKI|Bandung - Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum memimpin video conference pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Pesantren bersama para Kyai, Pengurus Pesantren dan Ormas.

Wagub menyampaikan bahwa Raperda Jawa Barat tentang Fasilitasi Penyelenggaraan Pesantren merupakan implementasi Undang-Undang No. 18/2019 tentang Pesantren, terutama soal fungsi pembinaan, pemberdayaan, dan fasilitasi pesantren oleh Pemerintah Daerah (Pemda) Provinsi Jabar.

"Ada tiga Peraturan Gubernur untuk melaksanakan Raperda Pesantren, yaitu terkait pembentukan lembaga nonstruktural, fasilitasi pondok pesantren (ponpes) dan fasilitas pendidikan keagamaan lainnya," kata Wagub, dalam video conference di Gedung Sate Bandung, Senin (22/06/2020).

Menurut Wagub, pembinaan pesantren antara lain berkaitan peningkatan kualitas penyelenggaraan pesantren, pengetahuan dan wawasan Kyai, asatidz, santri, dan Dewan Masyaikh serta peningkatan keahlian manajerial pesantren.

"Pemberdayaan tujuannya agar ekonomi pesantren mandiri dan punya peran dalam pembangunan, sementara fungsi fasilitasi dilakukan untuk pemenuhan kebutuhan dan peningkatan kualitas sarana prasarana pesantren," tambahnya.

Wagub menyatakan, dalam Raperda Pesantren juga memuat sinergitas, kerja sama dan kemitraan yang bisa dilakukan ponpes dengan dunia usaha bahkan pihak dari luar negeri, selain itu dengan Raperda Pesantren, Pemda Provinsi Jabar akan memfasilitasi sistem berisi segala informasi tentang pesantren di Jawa Barat.

"Gubernur akan melakukan pengawasan dan pengendalian dalam fasilitasi penyelenggaraan pesantren ini, sementara pembiayaan penyelenggaraan pengembangan pesantren bersumber dari APBD dan sumber lain yang sah sesuai peraturan perundang-undangan," tuturnya.

Wagub berharap, Perda ini segera selesai dan bisa dimanfaatkan Pemprov Jabar dalam memperhatikan pesantren dan pemerintah memiliki kewenangan untuk mencatat seluruh pondok pesantren di Jawa Barat, yang saat ini tercatat di Kementerian Agama ada 8 ribu sementara yang diketahui Pemdaprov Jawa Barat sebanyak 12 ribu.

"Raperda Pesantren secara komprehensif berupaya mewakili semua jenis pesantren, baik salafiyah, khalafiyah, maupun muadalah dan audiensi dengan para Kyai pun menjadi penyempurna proses Raperda agar kalangan pesantren lebih banyak mengetahui tentang draft yang ada," ujarnya.

Wagub menambahkan, nantinya isi dari hasil pertemuan hari ini akan disampaikan oleh Biro Hukum (Setda Jabar) saat pembahasan kembali dengan Pansus DPRD Jabar, sehingga ada kolaborasi antara Pemprov dan DPRD untuk menyempurnakan masukan dari para Kyai yang sudah kami catat, Keputusan akhir (Raperda) tetap di DPRD.

"Raperda sudah ada di Panitia Khusus DPRD Jabar dan DPRD sudah melakukan kunjungan-kunjungan ke pesantren dimana para Kyai berbangga dan bahagia dengan adanya Raperda ini," akunya. (UT/Parno)

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

IMG_20200630_153546
IMG-20200701-WA0069
IMG-20200528-WA0108

News Feed

Satgas Waspada Investasi Temukan Ratusan Investasi dan Fintech Ilegal

Jum, 3 Jul 2020 07:38:12pm

  SKI|Bandung - Satgas Waspada Investasi (SWI) menemukan ratusan investasi ilegal dan fintech ilegal untuk segera ditindak Kepolisian. "Pihak...

Polres Bogor Kukuhkan Lagi Kampung Tangguh Lembur Tohaga Lodaya di Sukamakmur

Jum, 3 Jul 2020 03:19:05pm

  SKI|Bogor - Kapolres Bogor AKBP Roland Ronaldy, S.H., S.I.K., M.Pict., M.ISS kembali kukuhkan kampung Tangguh Lembur Tohaga Lodaya. Kali ini...

PT. ANTAM Berikan Bantuan PCR Kepada Pemkab Bogor

Jum, 3 Jul 2020 02:56:17pm

  SKI|Bogor - Pemerintah Kabupaten Bogor terima bantuan satu Polymerase Chain Reaction (PCR), dari PT Aneka Tambang Tbk, di Pendopo Bupati,...

Kabupaten Bogor Mulai Terapkan PSBB Masa Transisi

Jum, 3 Jul 2020 02:12:11pm

  SKI|Bogor - Bupati Bogor H. Ade Yasin yang sekaligus merupakan Ketua Gugus Tugas Covid-19 menyampaikan hasil Rapat Evaluasi Pelaksanaan PSBB...

PSBB Proporsional Bodebek Diperpanjang Hingga 17 Juli 2020

Kam, 2 Jul 2020 05:25:59pm

  SKI|Bandung - Gubernur Jawa Barat (Jabar) menetapkan perpanjangan PSBB Proporsional diwilayah Bogor, Depok dan Bekasi yang berlaku hingga 17...

Swab Test Massal Digelar Kembali di Pasar Cisarua Bogor

Kam, 2 Jul 2020 04:59:46pm

  SKI|Bogor - Guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19 dipusat keramaian termasuk pasar test massal gencar dilakukan, seperti halnya pada...

Gubernur Lantik 13 Pimpinan Tinggi Pratama Provinsi Jawa Barat

Kam, 2 Jul 2020 07:18:51am

  SKI|Bandung - Setelah melalui seleksi sebanyak empat tahap yang diberikan Panitia Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Provinsi...

Gubernur Jabar Kagumi Sosok Rudy Sufahriadi

Rab, 1 Jul 2020 08:56:19pm

  SKI|Bandung - Gubernur Jabar Ridwan Kamil yang akrab disapa Kang Emil mengungkapkan kekagumannya terhadap sosok Rudy Sufahriadi, lengkapnya...

Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Bogor, Gelar Rapid Test di Pasar Parung Panjang

Rab, 1 Jul 2020 08:30:19pm

  SKI|Bogor - Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor menggelar rapid test massal di Pasar Parungpanjang, Rabu...

Pembuatan E-KTP Di Kecamatan Gabuswetan Diduga Sarat Pungli

Rab, 1 Jul 2020 08:25:33pm

  SKI|Indramayu - Selama ini dalam proses¬† pembuatan E-KTP di Kecamatan Gabuswetan Kabupaten Indramayu Jawa Barat diduga sarat pungutan liar (...

!-- Global site tag (gtag.js) - Google Analytics -->
%d blogger menyukai ini: