oleh

Yulinah Delapan Tahun Lebih Di Negeri Orang Akhirnya Di Pulangkan

SKI, Indramayu – Yulinah binti Kanap, Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Desa Tegal Taman Kecamatan Sukra Kabupaten Indramayu akhirnya dipulangkan dari Negara Yordania oleh majikannya, kedatangan Yulinah dijemput langsung oleh kedua orang tua Yulinah beserta keluarga di Bandara Soekarno-Hatta Jakarta pada Rabu 09 Januari 2019, orang tua Yulinah juga mengadakan syukuran atas kepulangan Yulinah dengan mengadakan doa dan makan bersama dengan keluarga dan tetangga terdekat.

Dari keterangan Kanap (49) orang tua Yulinah beberapa waktu yang lalu menjelaskan kepada SKI bahwa Yulinah kelahiran Indramayu 10 Juli 1993, pada Tahun 2010 awal proses pertama berangkat Yulinah dari rumah membawa dokumen hanya Kartu Keluarga (KK) Yulinah diantar oleh Saudaranya dan ditempatkan di salah satu PPTKIS di Jakarta, selama 15 hari Yulinah di proses PPTKIS selanjutnya di perbolehkan pulang, dan 15 hari Yulinah menunggu proses di rumah selanjutnya mendapat panggilan untuk kembali ke PPTKIS dan hanya beberapa hari di PPTKIS Yulinah langsung diterbangkan ke Negara Yordania.

Setelah di Negara Yordania selama 5 bulan petama Yulinah baru bisa menghubungi Orang tua di kampung halaman melalui telepon milik majikan, menerangkan bahwa pekerjaannya mengurus rumah majikannya dengan tiga anak yang sudah dewasa, komunikasi selanjutnya Orang tua hanya menunggu telepon dari Yulinah karena ketika menghubungi Yulinah yang mengangkat telepon adalah majikan dan Orang tua Yulinah tidak mengerti bahasanya. Hingga tiba finis kontrak dua tahun Yulinah menghubungi Orang tuanya bahwa Yulinah sudah berbicara dengan majikannya untuk meminta pulang dan menurut majikannya bahwa Yulinah tidak diperbolehkan pulang karena telah diperpanjang kontrak satu tahun lagi, hingga tiba tiga Tahun Yulinah kembali memberi kabar bahwa setelah meminta pulang kepada majikannya tetapi tidak diperbolehkan oleh majikannya dengan alasan yang tidak dimengerti oleh Yulinah hingga tahun-tahun berikutnya majikan tetap tidak memperbolehkan Yulinah pulang, dan terakhir Yulinah menghubungi orang tua pada tanggal 17 September 2016 memberikan khabar bahwa dirinya akan pulang pada Bulan April Tahun 2017 tetapi selanjutnya Yulinah tidak ada khabar beritanya, Orang tua berusaha menghubungi Yulinah melalui nomor telepon majikannya tapi tidak pernah aktif, orang tua Yulinah hanya bisa pasrah menanti kabar dan kepulangan Yulinah.

Supendi Ketua Forum Keluarga Buruh Migran Indonesia (FKBMI-KASBI) selaku Kuasa pendamping Kanap orang tua Yulinah menjelaskan bahwa kendati dalam kepengurusan Yulinah tidak adanya dokumen yang lengkap dan PPTKIS yang tidak jelas tapi atas dasar doa dan upaya bersama akhirnya Yulinah bisa kembali ke kampung halamannya, supendi juga mengatakan terima kasih kepada semua Instansi Pemerintahan yang terkait yang telah membantu atas kepulangan Yulinah, ”Alhamudulillah semoga kedepannya Pemerinah RI meningkatkan tentang perlindungan ke PMI/TKI di Negara penempatan, Amin.” tegas Supendi.

Ungkapan bahagia juga yang tiada tara dari Yulinah yang bisa berkumpul kembali bersama kedua orang tua dan saudaranya, ”tentunya saya merasa bahagia karena bisa kumpul lagi bersama orang tua, dan saya kapok kerja lagi di Yordania karena gajinya kecil dan mau pulang susah, Saya mengucapkan terima kasih pada Pak Pendi yang pertama kali menghubungi Saya dan yang lainnya , sehingga Saya bisa pulang dan upah Saya dibayar penuh oleh Majikan, maaf jadi ngeroptin semuanya.” Ungkap Yulinah.

Penulis : Yana BS/Dedy C

Editor    : Red SKI

Komentar

News Feed