Bejat,Kakek Perkosa Cucunya Sampai Hamil Tiga Bulan di Lotim

SKI l Lombok Timur-Kakek umur 60 tahun dengan inisial AM (60) warga kecamatan Lenek,Kabupaten Lombok Timur diduga memperkosa cucunya sampai hamil sebut saja Bunga (17) status pelajar dan mengalami penyakit tuna rungu wicara.

Dengan kasusnya terjadi di bulan Desember 2021 dan Maret 2022,tidak terima perbuatan sang kakek orang tua korban melaporkan kasusnya ke polisi untuk ditindaklanjuti sesuai hukum yang berlaku.

Berdasarkan data yang berhasil dihimpun menyebutkan pelaku melakukan perbuatan bejatnya kepada cucunya saat nenek korban pergi ke sawah dan adik korban pergi bermain dengan temannya.

Kemudian pelaku datang ke rumah korbans secara tiba-tiba dengan langsung masuk ke dalam kamar tempat korban sedang tidur,setelah itu pelaku melakukan aksinya dengan mengancam korban terlebih dahulu,sehingga korban tidak bisa berbuat apa-apa karena adanya ancaman tersebut.

Setelah itu pelaku lalu melancar aksinya dengan menindih korban dan melakukan perbuatan  bejatnya memperkosa korban.Sedangkan pengakuan korban kalau pelaku melakukan aksi bejatnya sebanyak empat kali dari bulan Desember 2021 sampai dengan Maret 2022 dalam kondisi sepi.

Sementara itu aksi bejat pelaku diketahui setelah nenek korban curiga dengan tingkah laku korban yangs sering muntah-muntah dan tidak mau sekolah serta selalu murung dalam kamar sendiri.

Kemudian nenek korban berinisiatif membeli alat tes kehamilan,sehingga setelah dilakukan tes ternyata korban mengalami positif hamil,sehingga membuat nenek korban mengalami kaget.

Setelah itu nenek korban membawa meriksa ke bidan desa dengan mengatakan kalau korban mengalami hamil tiga bulan. Lalu korban dipaksa untuk menceritakan mengenai siapa yang telah menghamilinya sehingga akhirnya korban bercerita dan berterus terang.

Tidak terima perbuatan pelaku,maka dari keluarga korban langsung melaporkan kasusnya ke Polisi guna ditindaklanjutinya.

Kapolsek Aikmel melalui Kasi Humas Polres Lotim,Iptu Nicolas Oesman saat dikonfirmasi membenarkan pihaknya telah menerima laporan kasus dugaan pelecehan seksual yang dilakukan seorang kakek terhadap cucunya yang masih Status pelajar. Dengan menyebabkan korban hamil.

” Kasusnya sudah ditangani untuk pengembangan penyelidikan lebih lanjut,” tandasnya.(Sam).