oleh

BNN Berdayakan Masyarakat Tingkatkan Kualitas Hidup Kawasan Rawan

SKI| Jakarta – Direktorat Pemberdayaan Alternatif Deputi Pemberdayaan Masyarakat Badan Narkotika Nasional (BNN) mengumpulkan tokoh masyarakat, tokoh agama, dan tokoh pemuda serta OPD wilayah Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung, di Novotel Bangka Hotel & Convention Centre, pada Kamis (18/3), untuk bersama-sama menyusun rencana kegiatan dalam rangka pemulihan kawasan rawan dan rentan Narkoba agar menjadi lebih aman dan produktif.

Tokoh masyarakat, tokoh agama, dan tokoh pemuda ini selanjutnya akan dibentuk BNN menjadi pendamping yang diharapkan mampu menjadi agen perubahan di masyarakat khususnya di kawasan rawan dan rentan Narkoba melalui program pemberdayaan alternatif.

Berdasarkan pemetaan yang dilakukan oleh BNN, kawasan rawan dan rentan yang akan menjadi fokus intervensi program pemberdayaan masyarakat di kota Pangkalpinang adalah Kelurahan Pasir Putih.

Wilayah yang berada di dalam Kecamatan Bukit Intan ini dianggap rawan dan rentan karena tingkat peredaran dan penyalahgunaan Narkoba yang terjadi pada wilayah tersebut cukup tinggi dibandingkan wilayah lainnya. Selain itu, Pasir Putih merupakan wilayah ramai penduduk yang berbatasan langsung dengan pasar besar sehingga memiliki kerawanan terhadap peredaran gelap Narkoba.

Menyadari hal tersebut, Yansyah Tri Darmawan Putra, S.STP, Camat Bukit Intan, mengaku telah membentengi wilayah Pasir Putih dengan meningkatkan koordinasi dan sinergitas bersama pihak terkait serta melakukan program-program yang dianggap mampu menekan angka penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkoba.

Untuk mengoptimalkan upaya yang telah dilakukan, pihaknya menyambut baik rencana BNN yang akan memberikan pembinaan dan pelatihan keterampilan serta kewirausahaan kepada warga Pasir Putih.

Komentar

News Feed