Bupati Lotim Tegaskan Akan Berikan Sangsi Ke Pimpinan Instalasi Teledor

SKI | Lombok Timur-Bupati Lombok Timur H. M. Sukiman Azmy dengan tegas menyampaikan jika ada kasus kematian ibu dan bayi yang disebabkan keteledoran atau kelalaian sebuah instalasi, maka pimpinan instalasi tersebut akan dikenai sanksi.

Hal tersebut disampaikan seiring pembangunan Mother and Child Center RSUD dr. R. Soedjono Selong.  Keberadaan fasilitas ini sebagai bagian dari upaya menurunkan angka kematian Ibu dan Bayi di Lombok Timur yang masih cukup tinggi.

Bupati juga menyampaikan apresiasinya kepada Direktur RSUD dr. R. Seodjono Selong atas fasilitas senilai Rp. 83 miliar yang berasal dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Penugasan tersebut. Diharapkan OPD lain juga dapat melakukan hal serupa mengingat terbatasnya anggaran yang dimiliki daerah.

Sementara kebutuhan untuk pemenuhan pelayanan kepada masyarakat terus meningkat. Terlebih pada masa pandemi saat ini, di mana daerah harus melakukan pengetatan anggaran.

“Dirinya mengaku haru atas pembangunan tersebut. Keharuan bertambah seiring menurunnya kasus covid 19 di Lotim,”tukasnya.

Bupati juga menekankan kondisi tersebut tidak semata prestasi jajaran pemerintahan semata, “bukan karena direktur rumah sakitnya pintar, bukan karena bupatinya tegas, bukan karena kepala OPDnya konsekuen. Tidak. Semua itu atas pertolongan Allah SWT.,” akunya.

Di penghujung sambutannya pada acara Groundbreaking Mother and Child Center yang berlangsung pada hari Kamis (8/7) tersebut Bupati juga berpesan agar pembangunan fasilitas yang mendukung pelayanan kedaruratan bagi ibu dan bayi ini dapat diawasi semua pihak, agar sesuai dengan perencanaannya.(Sam).

News Feed