oleh

Bupati Pimpin Rapat Fasilitator Dan Aplikator Dampak Gempa Lotim

SKI,LOTIM – Bupati Lotim, H. M. Sukiman Azmy menggelar Rapat Fasilitator dan Aplikator Rehab Rekon Rumah RB, RS dan RR dampak gempa Kabupaten Lombok Timur, bertempat di Pendopo Bupati, Selasa (02/7).

Hadir dalam acara tersebut Dandim 1615/Lotim, Wakapolres Lotim, Kasi Bati Korem 162/WB, Kadis Perkim Provinsi NTB, Perwakilan BPBD Prov. NTB, Ka Kalaks Lotim, Seluruh Perwira Kodim 1615/Lotim, Kapolsek dan Camat terdampak Gempa Kab. Lotim, Pinca BRI Selong, fasilitator, aplikator (Sipil, TNI-Polri), dan perwakilan Pokmas.

Dalam arahan Bupati Lombok Timur menyampaikan ucapan terimakasih kepada Aplikator, Suplayer serta semua pihak yang terlibat dalam membantu membangunkan rumah bagi warga Kab. Lotim yang terdampak gempa. Bupati juga meminta kepada Camat, Kades, sering-sering mengadakan pertemuan antara Fasilitator, Pokmas, Aplikator dan Suplayer dengan tujuan apa yang direncanakan dapat berjalan dengan lancar, harapnya.

Diakui Sukiman, saat ini pendataan rumah yang terdampak gempa sering berubah-ubah di lapangan jelasnya. Jumlah warga terdampak yang sudah teridentifikasi sampai dengan saat ini sejumlah 28.498 KK dengan rincian : 1. Rusak Berat sebanyak 10.170 KK. 2. Rusak Sedang 4.971 KK. 3. Rusak Ringan 13.357 KK. Dari 28.498 KK terdampak itu jelas Sukiman, sudah membentuk Pokmas sebanyak 610. Dan dari 610 itu yang sudah terisi rekeningnya atau yang sudah memiliki rekening baru sebanyak 484 Pokmas, dengan jumlah KK 7.327 KK, jelasnya. Untuk itu, Pemda Lotim, patut berterima kasih kepada BRI yang telah dengan segera mengisi rekening-rekening yang ada ketika dana transfer sudah kita terima. “

Sukimam berpesan, kepada Dandim kiranya agar menyampaikan kepada Danrem 162/Wirabakhti untuk mengkomunikasikan kekurangan anggaran yang diajukan Kabupaten Lombok Timur kepada BNBP. Mari kita lakukan kerja sama yang baik, agar masyarakat yang terdampak gempa dapat menikmati apa yang kita kerjakan, mari kita ikhtiar bagaimana pembangunan lebih cepat terselesaikan, harapnya.

Pada kesempatan tersebut, Bupati menyampaikan beberapa hal yang menjadi permasalahan dan temuan yang dihadapi dilapangan diantaranya, belum turun transfer dari pusat, ada beberapa Aplikator dan Suplayer sudah berkontrak tersendat karena kehabisan dana, masih terdapat data anomali. ada beberapa pokmas yang sudah berkontrak tetapi kekurangan Fasilitator Tekhnik Sipil untuk mendampingi, Dibutuhkan Revisi SK kembali, aplikator Kesulitan berkontrak, ada oknum yang menghalang-halangi berkontrak, beberapa Kades keluarkan SK Korban Gempa dan menyampaikan kepada Aplikator, banyak kades mengeluhkan warganya yang menjadi korban belum menerima Bantuan Dana, SK akan terus terverifikasi dan Revisi sehingga semua korban terakomodir, dan ada oknum kades mengeluhkan Aplikator/suplayer yang tidak izin berkontrak dengan masyarakat, Aplikator melapor apabila terjadi masalah.

Terkait hal itu Bupati berharap seluruh pihak terkait untuk mengadakan rapat agar segera mendapatkan data yang valid. Bagi yang belum mendapatkan biaya, Bupati meminta untuk bersabar, Sampai menunggu Dana keluar dari Pusat. Bupati juga meminta untuk mensosialisasikan SK revisi terakhir yang sudah ditandatangani, serta berikan SK terakhir kepada Fasilitator. Sementara itu Ka Kalaks Lotim, Purnama Hadi menyampaikan bahwa telah melakukan usulan untuk segera mendapatkan dana.

Dijelaskan juga sampai saat ini belum ada tambahan fasilitator tehnik. Purnama Hadi juga menegaskan jangan sekali kali melakukan kontrak tanpa sepengetahuan kami, karena kami mempunyai tim khusus untuk frevikasi, jelasnya.

Purnama hadi juga berpesan pastikan SK sebelum melakukan kontrak. Fasilitator jangan menolak untuk melakukan pendampingan. Terhadap rekening anomali, jelasnya akan ditarik dan akan dimasukkan ke rekening BPBD Kabupaten Lombok Timur. Hal yang sama disampaikan Kadis Perkim Provinsi NTB, Bayu Adityo yang intinya telah melakukan koordinasi yang baik mulai dari tingkat Pusat, Provinsi, Kabupaten sampai dengan wilayah yang terdampak, karena pihak Provinsi telah menyerahkan kepada Kabupaten. Dandim 1615/Lotim, Letkol Agus Prihanto Donny juga berharap kedepan meminta sinergi saling bahu membahu demi kemasalahatan masyarakat Kabupaten Lombok Timur.(Rizal).

Komentar

News Feed