SKI l Lombok Timur-Ketua Komisi II DPRD Lombok Timur,M.Waes Al Qorni mengatakan tidak mau dikatakan Pemberian Harapan Palsu (PHP) terhadap aspirasi yang diperjuangkan masyarakat di Lotim pada umumnya dan Sakra Timur pada khususnya.
Terutama mengenai aspirasi masyarakat yang menginginkan ada puskesmas baru di Sakra Timur.
Demikian ditegaskan Ketua Komisi II DPRD Lotim saat menerima hearing masyarakat Sakra Timur di kantornya, Senin (25|7). ” Kami tidak mau dikatakan PHP dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat,” tegasnya.
Menurutnya adanya anggaran sebesar Rp 18 Milyar sebagaimana yang dikatakan Kadis Kesehatan Lotim untuk pembangunan Puskesmas baru di tahun 2023 mendatang.
Maka tentunya akan dianggarkan dalam APBD induk tahun 2023,sehingga tentunya meminta dukungan masyarakat agar apa yang kami perjuangan berhasil.
” Dukungan masyarakat sangat kami butuhkan,”ujarnya.
Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) Lotim menambahkan untuk pembebasan lahan akan kami perjuangkan anggarannya dalam APBD perubahan.
Sementara dalam anggaran Rp 18 Milyar tersebut hanya digunakan alat kesehatan, gedung dan sarana prasarana dengan tidak termasuk anggaran pembebasan lahan.
” Realisasi rpembangunan Puskesmas baru Sakra Timur bisa terwujud cepat dengan sama-sama saling mendukung untuk peningkatan pelayanan kesehatan kepada masyarakat,” tandasnya.(Sam).









