Kabid Humas Polda Jabar : Deklarasi Dukung Empat Pilar Dalam Penegakan Hukum Geng Motor

SKI | Jabar – Sabtu tanggal 28 Mei 2022 bertempat di Monumen Perjuangan Rakyat (Monju) Jl. Dipati Ukur No.48, Lebakgede, Kecamatan Coblong, Kota Bandung telah dilaksanakan pernyataan sikap oleh Kelompok 4 Pilar Motor yang berubah menjadi Organisasi yang berbadan hukum dalam rangka mendukung pihak Kepolisian dalam memberantas dan menindak Gank Motor yang sangat meresahkan di Wilayah Jawa Barat, kegiatan dipimpin langsung oleh Kasubdit Kamneg Dit Intelkam Polda Jabar AKBP Robi Yanuar Soetjipto, S.H.

Hadir pada kegiatan tersebut Ketua DPP Moonraker Indonesia Sdr.Panjdie Sindu Brata Als Ajie, Ketua DPP LSM GBR ( Garda Bangsa Reformasi) Sdr.Stefanus Gultom Als Deon, Ketua Dewan Pendiri Ormas Brigez Sdr.Rahmat dan Sekertaris Umum DPP Indonesia XTC Sdr.Hendra Permana.

Kasubdit Kamneg Dit Intelkam.Polda Jabar menjelaskan bahwa kegiatan ini sebagai upaya dalam rangka menciptakan situasi Kamtibmas yang kondusif di Wilayah Jawa Barat.

“Di harapkan kegiatan Deklarasi ini menciptakam dampak yang baik untuk menjaga kondusifitas di daerah – daerah Wilatah hukum Jawa barat dan agar dapat menekan aksi kriminal jalanan yang meresahkan warga.” ujarnya.

Adapun isi Deklarasi Bersama yaitu :

Kami Empat Pilar XTC, GBR, BRIGEZ dan MOONRAKER JAWA BARAT, menyatakan :

1. Siap mendukung membantu Kepolisian memberantas kejahatan jalanan berandalan bermotor.

2. Mengecam dan menolak aksi – aksi kelompok berandalan bermotor untuk menjaga Kamtibmas di Jawa Barat.

3. Siap menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat di jalan raya.

Dalam kegiatan tersebut dihadiri sekitar 100 orang gabungan dari empat kelompok bermotor XTC, GBR, BRIGEZ dan MOONRAKER.

Sementara ditempat terpisah Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Ibrahim Tompo S.I.K., M.Si mengatakan bahwa pada prinsipnya deklarasi ini bukanlah geng motor, tapi merupakan organisasi kemasyarakatan.

“Kegiatan Deklarasi Damai kelompok motor ini merupakan langkah dan upaya Polda Jabar dalam menciptakan keamanan serta kondusifitas di wilayah Jawa Barat.” tutup Ibrahim Tompo. (red).