Komplotan Pelaku Pencuri Besi di Lotim Diborgol Polisi‎

SKI l Lombok Timur-Tiga dari tujuh orang pelaku pencurian besi yang terjadi di lokasi tambang pemecah batu wilayah Desa Lenek Daya, Kecamatan Lenek, Kabupaten Lombok Timur diborgol pihak kepolisian di rumahnya masing-masing,Jumat malam (3|6) sekitar pukul 22.00 wita.

Sementara kasus pencurian terjadi pada bulan Mei 2022. ‎Diantara identitas pelaku yakni AH (37) dan MR(20) warga Desa Lenek Remban Biak dan SA (25) warga Desa Lenek Daya, Kecamatan Lenek.

Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya pelaku langsung digelang ke kantor polisi bersama barang buktinya guna proses hukum dan pengembangan penyelidikan lebih lanjut.

Kapolsek Aikmel melalui Kasi Humas Polres Lotim,Iptu Nicolas Oesman saat dikonfirmasi membenarkan kalau tim Puma bersama anggota Polsek Aikmel berhasil menangkap tiga dari tujuh pelaku pencurian besi yang terjadi di wilayah kecamatan Lenek.

” Tiga pelaku berhasil kita amankan di rumah masing-masing tanpa perlawanan sedangkan sisanya masih dalam pengejaran,” tegasnya.

Sementara berdasarkan data yang berhasil dihimpun menyebutkan ‎‎dalam menjalankan aksinya pelaku yang berjumlah 7 orang dengan memasuki lokasi tambang pemecah batu yang dalam kondisi sepi.

Sementara pelaku dalam melakukan aksinya dengan membawa dum truck dan langsung mengambil peralatan yang ada di camp tersebut berupa 11 buah besi dengan berbagai ukuran dan satu buah dinamo penggerak mesin pemecah batu.

Setelah itu hasil curiannya dinaikkan ke dum truck lalu  ‎lalu membawanya ke penjualan barang rongsokan yang ada di wilayah Suralaga.Lalu komplotan pelaku membagi hasil kejahatannya.

Sementara itu korban H.Ahmad Humaidi (52) warga Masbagik saat datang melihat peralatan pemecah batu miliknya tidak berada ditempat melapor ke kantor polisi.

” Petugas akhirnya dapat mengungkap pelaku pencurian tersebut setelah melakukan penyelidikan,”kata Kasubag Humas Polres Lotim,Iptu Nicolas Oesman.(Sam).