LCW Minta Polres Lotim Serius Tangani Kasus Korupsi

SKI l Lombok Timur-Lombok Corruption Watch (LCW) meminta pihak Polres Lombok Timur untuk serius menangani kasus korupsi yang masuk terhadap berbagai laporan masyarakat, baik personal maupun secara kelembagaan.

Demikian ditegaskan Sekretaris Jenderal LCW, Deni Rahman di Selong, Rabu (8|12). ” LCW minta Polres Lotim lebih serius tangani kasus korupsi dengan sistem yang lebih Transparan, jangan sampai sistem yang kurang transparan berakibat ada anggapan-anggapan masuk angin,” padahal sejatinya itu tidak ada, tegasnya.

Menurut kami, hasil klarifikasi atas laporan-laporan dugaan korupsi itu sebaiknya diumumkan ke publik atau paling tidak ada Pemberitahuan khusus kepada Pelapor, karena sangat memungkinkan di lapangan dari hasil penyelidikan ada kerugian negara, tapi sudah dikembalikan.

Karena sistem Resoratif Justice berlaku dalam dugaan tindak pidana, jika kerugian negara sudah dikembalikan tentu dalam masa sesuai Undang-undang, maka tidak terjadi perbuatan materil, dan laporan harus dihentikan demi hukum, atau bisa jadi laporan tersebut bukan tindak pidana korupsi, namun fakta-fakta itu tidak terpublish.

” Adanya sistem yang lebih transparans atas penanganan laporan masyarakat, Masyarakat tentu lebih dapat mengupdate penanganan laporanya, sehingga tidak akan bertanya-tanya atau berimaginasi apalagi menduga-duga.

Menurut Advokat muda ini, asumsi/imaginasi yang berkembang ditengah-tengah masyarakat yang tidak-tidak  terhadap penanganan suatu lapornya sangat memungkinkan diakibat karena faktor masih lemahnya sistem transparansi.

” Kami berharap Kepolisian Lebih maksimalkan sistem transparansi atas laporan dugaan tindak pidana Korupsi, karena Kami yakin jika kepolisian maksimalisasi transparansi atas penanganan suatu Laporan Dugaan tindak Pidana korupsi dibuka selebar-lebarnya akan membawa sistem penegakan hukum yang lebih baik kedepanya dan secara mutatis mutadis menjauhkan imaginasi yang tidak -tidak,” tandasnya.(Sam).