Oknum ASN di Lotim Diperkosa,HP Dibawa Kabur,Pelaku Didor Polisi 

SKI l Lombok Timur-Pihak Polres Lombok Timur telah berhasil menangkap pelaku pencurian dan pemerkosaan oknum ASN yang terjadi di wilayah Kecamatan Selong,Kabupten Lombok Timur.

Dengan terpaksa dilumpuhkan dengan pistol petugas karena pelaku berusaha melakukan perlawanan dan mencoba melarikan diri saat akan ditangkap petugas di wilayah Kecamatan Labuhan Haji beberapa waktu lalu.

Sementara identitas pelaku yakni Zul ( 42). Dengan langsung digelandang ke Mapolres Lotim guna proses hukum dan pengembangan penyelidikan lebih lanjut.

Hal ini dibenarkan Kapolres Lotim melalui Kasat Reskrim,Iptu M.Fajri saat memberikan keterangan pers kepada wartawan dikantornya, Senin (26|9).

” Memang betul pelaku pencurian dan pemerkosaan berhasil kita tangkap meski harus dimerasakan timah panas petugas karena berusaha melawan dan melarikan diri saat akan ditangkap petugas,” tandasnya.

Menurutnya kejadian tersebut terjadi korban pada waktu itu sedang membuat kue diruangan tengah,akan tapi tiba-tiba pelaku sudah berada dibelakang korban sambil menodongkan senjata parang dileher korban.Dengan maksud agar tidak berteriak dan melakukan perlawanan.

Kemudian pelaku langsung melancarkan aksinya dengan memaksa korban untuk melakukan hubungan badan,akan tapi karena korban merasa takut sehingga akhirnya menuruti kemauan pelaku.

Tidak sampai disitu setelah melakukan tindakan Bejat tersebut terhadap korban pelaku lalu mengambil barang berharga milik korban dan sejumlah uang tunai,setelah itu lalu pelaku kabur.

” Atas kejadian yang menimpa korban itu langsung melapor ke kami untuk kemudian menindaklanjutinya dengan melakukan pengejaran terhadap pelaku,sehingga akhirnya tertangkap,” tandasnya.

Sementara itu kata pelaku Zul saat diminta keterangannya mengaku kalau melakukan perbuatan tidak terpuji sambil mencuri tidak saja dilakukan kepada oknum ASN tersebut,akan tapi juga terhadap korban yang lainnya.

” Saya menyesal dan harus mempertanggungjawabkan perbuatannya saya,” katanya diatas kursi roda sambil merintis kesakitan terhadap kakinya yang kena tembak petugas.‎