Pemancing Temukan Mayat Bayi di Pinggir Pantai Pringgebaya

SKI | Lotim – Masyarakat Pringgebaya Utara,Kecamatan Pringgebaya,Kabupaten Lombok Timur digegerkan dengan penemuan mayat bayi berjenis kelamin perempuan di pinggir pantai Menanga Rarem,Jumat sore (24|3) sekitar pukul 18.00 wita.

Sementara yang pertama kali menemukan adalah dua orang pemancing dari Desa Pringgebaya,kemudian penemuan itu dilaporkan sehingga menyebabkan warga sekitar datang ke lokasi untuk melihat penemuan mayat bayi tersebut.

Kemudian dugaan sementara bayi tersebut dibuang orang tuanya karena melahirkan hasil hubungan gelap,sedangkan kasusnya sudah ditangani pihak kepolisian guna proses penyelidikan lebih lanjut.

Berdasarkan data yang berhasil dihimpun menyebutkan kasus penemuan mayat bayi tersebut bermula dari dua orang warga datang memancing ke pantai Menanga Rerem untuk mengisi waktu menjelang berbuka puasa.

Akan tapi saat tiba di pantai betapa terkejutnya kedua pemancing itu melihat sesosok mayat bayi sudah tergeletak di pinggir pantai. Kemudian atas penemuan itu langsung memberitahukan ke warga sekitarnya dan ke pihak kepolisian.

Kemudian tidak lama aparat kepolisian datang ke TKP dan membawa mayat bayi ke Puskesmas terdekat,sedangkan hasil pemeriksaan dokter dengan mengatakan kalau bayi lahir sudah cukup bulan.

Dengan diperkirakan lahir 14 hari dan meninggal diperkirakan antara 8 sampai dengan 14 hari.berat badan 3,5 kilogram dan kondisi bayi sudah pecah kepala dan otak sudah keluar serta tali puser sudah terputus dan tidak terikat.

Sementara setelah dilakukan pemeriksaan lalu pihak kepolisian bersama dengan pemerintah desa dan masyarakat akhirnya menguburkan mayat bayi tersebut.

Kapolsek Pringgebaya melalui Kasi Humas Polres Lotim,Iptu Nicolas Oesman saat dikonfirmasi membenarkan pihaknya sudah menerima laporan penemuan mayat bayi di pinggir pantai wilayah Desa Pringgebaya Utara oleh pemancing.

” Kita sudah terima laporan dan pelaku pembuangan bayi itu sedang lidik,” tandasnya.  (Riki).