Pemkab Lotim Ngutang di Empat Bank Sebesar Rp 165 Milyar

SKI l Lombok Timur-Pemerintah Kabupaten Lombok Timur kembali berhutang dengan nilai sebesar Rp 165 Milyar di PT Bank NTB Syariah dengan bersindikasi tiga bank lainnya Bank Jateng,Bank DIY dan Bank Kalsel.‎

Penandatangan akad  pinjam  tersebut dilakukan Bupati Lotim,HM.Sukiman Azmy dengan pihak PT Bank NTB Syariah bertempat di pendopo Bupati Lotim,Selasa (5|7).

Hadir dalam kegiatan tersebut,‎Ketua DPRD Lotim,Murnan, Sekda Lotim,HM.Juani Taofik,sejumlah pimpinan OPD dan tiga bank yang merupakan sindikasi Bank NTB syariah dalam pembiayaan pinjaman tersebut. ‎

Bupati Lotim,HM.Sukiman Azmy  dalam sambutannya sebelum penandatanganan menyampaikan terima kasihnya kepada Bank NTB Syariah dan tiga bank lainnya.

Pinjaman tersebut akan digunakan membiayai sejumlah program prioritas pemerintah daerah Lombok Timur yang sedianya sudah diprogramkan sejak penyusunan APBD 2022.‎

Sementara  berbagai program tersebut untuk mengakomodasi usulan dan kebutuhan masyarakat.

” Sayangnya karena refocusing, sejumlah program tersebut terancam tidak dapat dilaksanakan,” tegasnya.

Mantan Dandim 1615 Lotim mengatakan ‎pinjaman sebesar Rp. 165 Milyar akan dialokasi untuk pembangunan infrastruktur jalan dan irigasi senilai Rp.157 Milyar, lalu sektor pendidikan sebesar Rp. 1,6 Miyar untuk sektor pendidikan.

Setelah itu sektor perumahan dan permukiman Rp. 400 juta, lingkungan hidup dan kebersihan Rp. 200 juta, dan Sekretariat Daerah Rp. 11 Milyar.‎‎

Begitu juga pinjaman yang dilakukan sesuai dengan persetujuan Kementerian Dalam Negeri harus dapat diselesaikan sebelum masa jabatan Bupati dan Wakil Bupati berakhir pada September 2023 mendatang.

” Pembayaran pinjaman ini dilakukan melalui optimalisasi pendapatan daerah pembayaran akan dimulai pada Januari 2023,sehingga kepada OPD yang mengelola dana tersebut dapat optimal mendukung perbaikan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” tandasnya.‎

Kemudian Direktur Utama Bank NTB Syariah Kukuh Raharjo mengatakan kerjasama ini merupakan yang kedua dalam rangka untuk mendukung program pembangunan di Lotim.

Oleh karena itu, kemaslahatan yang diupayakan BUMD ini dapat pula membawa kemaslahatan bagi masyarakat Lombok Timur khususnya, dan NTB pada umumnya.

Maka tentunya dukungan Pemkab Lotim  demi kemajuan bank agar dapat memberi manfaat optimal bagi Pemda selaku pemegang saham, dan masyarakat NTB.

” ‎Bank NTB memastikan akan melakukan peninjauan terhadap berbagai titik yang menjadi objek pembiayaan pinjaman,” tandasnya.(Sam).

News Feed