oleh

PIP SDN02 MEKAR JAYA DIDUGA KAPSEK TIDAK BERTANGGUNG JAWAB DAN JARANG MASUK SEKOLAH

SKI, Lampung utara – Kepala sekolah NUR diduga lepas tanggung jawab mengenai data yang hilang. Untuk penerima PIP ( program indonesia pintar).dimana pada beberapa pekan lalu pada bulan november 2018, dana bantuan sebesar rp 475.000- yang semestinya sudah di terima murid, pada tahap sembilan. Dan di tahun 2019 ini sudah ada pengajuan yang baru. Namun sayang pada tahap srembilan tersebut kacut marut, pihak sekolah yang seharusnya memasukan data tersebut kepada pihak Bank BRI,karna di Bank tersebut tempat pengambilan dana bantuan untuk murid/siswa, dan wali murid bisa langsung mencairkannya melalui Bank tersebut, malah pihak sekolah Dirasa sepertinya lepas tangan.

Awak media SKI mendapatkan laporan dari berbagai wali murit penerima bantuan tersebut, prihal terindikasinya oknum kapsek yang seakan lepas tangan. Ini sial ZK, DK, SY dan yang lainya sebanyak +-10 orang. mereka adalah orang tua dari murid yang menerima bantuan PIP.

Pada saat ditemui 28/01/2019 di SDN02 mekar jaya kecamatan tanjung raja kabupaten lampung utara. Kapsek tidak ada di tempat, dan melalui via telpon selurer, awak media menghubungi. Oknum kapsek Nur sedang berada di kantir UPTD, kecamatan, dan kemudian awak media SKI menanyakan mengenai prihal tentang bantuan pada tahun 2018 bulan november, kapsek dengan ringan mengatakan bahwa data dari dinas HILANG.

Dan pada 28/01/2019.awak media SKI mendampingi wali murid beramai ramai mendatangi kantor Bank BRI.
Dan langsung komfirmasi terkait permasalahan yang merancu di SDN 02 mejar jaya, kepada pihak Bank. “pihak Bank membenarkan kalau data penerima PIP dari dinas,Belum disetorkan ke mereka dari pihak sekolah atau dari oknum kapsek NUR” dan terkait diduga kurangnya pertanggung jawaban dari pihak sekolah. Dan pihak Bank pun mengatakan kalau dana sebesarRp 475.000- tersebut sudah ada di Rekening, akan tetapi mereka tidak bisa mengeluarkan karna belum adanya data tersebut, Awak media SKI langsung menanyakan kepada ketua UPTD tanjung raja, bapak Iskandar, terkait permasalahan yang ada di salah satu SDN02 mekar jaya.

Akan tetapi sampai saat ini 04/01/2019. Permasalahan itu belum juga selesai. Atas dasar laporan dari wali murid, awak media SKI akan laporkan kepada kepala dinas lampung utara. Prihal dugaan kurangnya pertanggung jawaban oknum kapsek SDN02 mekar jaya. Dan oknum kapsek Nur juga jarang masuk ke sekolah/SDN02

“karna program tersebut adalah program presiden, demi untuk mencerdaskan anak bangsa”

Penulis : ADE IRAWAN

Editor    : Red SKI

Komentar

News Feed