Polres Indramayu Melaksanakan TFG Pam Pilkades Serentak di Indramayu

SKI|Indramayu – Polres Indramayu melaksanakan Tactical Floor Game (TFG) Pengamanan (Pam) Pemilihan Kades/Kuwu (Pilkades/Pilwu) Serentak Tahun 2021. Indramayu, giat tersebut dilaksanakan di Mako Polres Indramayu, Jawa Barat, Senin (31/05/2021).

Dipimpin Kabag Ops Polres Indramayu Kompol I Wayan Suarjana, S.H., M.H., dihadiri oleh Waka Polres Indramayu Kompol Galih Wardani, S.I.K, Kapolsek Jajaran, Perwira Polres Indramayu, Pasi Ops Brimob Den C Polda Jabar, Perwira Polda Jabar, Perwira Sat Pol Air Polda Jabar dan Perwira Polres BKO.

Pada kesempatan itu, Kabag Ops Polres Indramayu Kompol I Wayan Suarjana menyampaikan, Memasuki masa kampanye dan memasuki masa tenang anggota yang diturunkan untuk melaksanakan kegiatan ini sebanyak 778 anggota kemudian pada tahap ketiga yaitu tahap dan hitung suara yang akan dilaksanakan pada tanggal 2 Juni 2021 kita akan menurunkan anggota sebanyak 904 anggota ini yang menjadi fokus perhatian kita yang akan kita laksanakan ke depan,” ujarnya.

Sambungnya, pada saat masa pelantikan dan penetapan Calon Kuwu terpilih Kita akan menurunkan anggota sebanyak 584 anggota.

Selanjutnya untuk mencukupi kebutuhan anggota yang ditempatkan di dalam Kabupaten Indramayu kami menerima sebanyak 650 anggota berasal dari Brimob Polda Jabar sebanyak 1 SSK dirpolair Polda sebanyak 50 personil Kemudian dari Polres jajaran eks wilayah Cirebon mulai dari Polres Cirebon kota, kota Cirebon, Kuningan Majalengka dan Subang masing-masing mengirimkan 80 anggota, kemudian kegiatan ini juga akan diikuti oleh petugas keamanan diantaranya dari TNI sebanyak 250 anggota Kemudian dari Sat Pol air 60 anggota Kemudian dari Dalmas akan diturunkan sebanyak 385 anggota, anggota tersebut nanti akan didistribusikan di TPS sebanyak 6385 personil di kecamatan – kecamatan sebanyak 961 anggota yang tersebar di seluruh Kecamatan Kabupaten Indramayu.

“Kami juga sampaikan bahwa ada sebutan desa aman, Desa rawan dan desa sangat rawan. Apa yang menjadi kriteria yang disebut dengan rasa aman karena desa yang sangat rawan kriterianya adalah bahwa di desa tersebut pertama berada di perbatasan antar Kabupaten Indramayu di desa tersebut juga pernah terdapat konflik antar RT RW atau kelompok masyarakat yang ada di desa tersebut kemudian di desa tersebut juga terdapat pendukung yang sangat militan antar RT dan RW di desa tersebut juga disinyalir bahwa panitia penyelenggara tidak Netral kemudian disana juga ada perjudian kemudian disinyalir sangat mudah terpancing munculnya konflik antar warga itu yang menjadi kriteria sangat rawan,” tambahnya.

“Kriteria desa rawan bahwa calon kuwu yang berkontestasi di desa tersebut berasal dari anggota Partai politik anggota ormas ataupun LSM kemudian di desa tersebut juga terdapat pendukung militan antar calon Kuwu kemudian disinyalir juga panitia penyelenggara di desa tersebut dan tersebut juga dijadikan ajang perjudian itu kriteria Desa Rawan,” terang I Wayan Suarjana.

Untuk Desa aman di Desa tersebut warga masyarakatnya sangat antusias untuk mengikuti kegiatan Pilwu kemudian mereka juga mentaati semua ketentuan ketentuan terkait dengan pelaksanaan Pilwu masing-masing calon juga damai tidak ada saling curiga mencurigai kemudian masing-masing Tokoh yang ada di Desa tersebut juga sangat sadar dan berharap bahwa pelaksanaan Pemilu ini wajib kita sukseskan untuk mencari Pemimpin-pemimpin yang berkualitas untuk mengelola situasi yang ada di Indramayu.

Dikatakannya, Kami membagi 3 zona yaitu zona Barat akan kami pusatkan di Polsek Losarang. Kemudian di zona tengah kami akan pusatkan di Polsek Karangampel kemudian di Zona Timur kami akan pusatkan di Polsek Jatibarang masing-masing, nanti akan ditempatkan pasukan satu pleton dari Polda Jabar, disamping ada anggota polisi disana juga akan didukung oleh petugas keamanan lain, sperti TNI, Satpol PP dan dari linmas ataupun dari keamanan yang mereka bertugas untuk sama-sama menyukseskan pelaksanaan Pilwu.

Ia juga menyampaikan, bahwa yang menjadi perhatian kita juga untuk kantor – kantor yang menjadi atensi manakala terjadi peristiwa peristiwa yang bersifat kontijensi menimbulkan kericuhan atau pun keributan fokus pengamanan kita juga pertama adalah Kantor Bupati Indramayu kemudian kantor DPRD Indramayu, kantor DPMD Kab. Indramayu kantor-kantor ini pun juga akan disiagakan masing-masing satu sst dari Brimob. Terang Kabag Ops Polres Indramayu Kompol I Wayan Suarjana.

Saat dikonfirmasi di Kantornya, Paur Humas Polres Indramayu Ipda Agus Setiawan menyampaikan bahwa Kegiatan Simulasi Tactical Floor Game ( TFG ) Sispamkota Kontijensi dalam Rangka Pemilihan Kuwu serentak ini bertujuan untuk mengantisipasi Konflik Sosial  yang bilamana terjadi di wilayah Kab. Indramayu serta Polres Indramayu melaksanakan Sekanario diantaranya  adanya ketidakpuasan masyarakat akan hasil pemungutan suara.

“Kegiatan Pilwu serentak ini dibagi menjadi 3 Zona yaitu Zona Timur sebagai Pamendal Kompol Gustaf S. P, S.H., Zona Barat Pamendal Kompol  I Ketut Sumadana, S.H., M.H., dan Zona Tengah Pamendal Kompol Sarjono, S.H,” ungkap Ipda Agus Setiawan.

Kegiatan tersebut untuk dijadikan pedoman/petunjuk dalam pelaksanaan tugas di lapangan sehingga semua pelaksanaan mempunyai pola pikir dan cara bertindak yang sama dengan dilandasi penguasaan teknis dan taktis dalam rangka antisipasi gangguan kamtibmas pada saat digelarnya pemilihan kuwu serentak diwilayah Kab. Indramayu. Pungkas Ipda Agus Setiawan. (Yana BS)

Komentar

News Feed