oleh

Sempat Viral Video Tawuran Sarung, Kompol Indra Herlianto,SE,.MH, Klarifikasi Video Tersebut

SKI |Bandar Lampung – Viral di sosmed video Seolah2 Tawuran anak2 remaja beberapa waktu yg lalu, membuat Kapolsek Teluk Betung Utara, Kompol. Indra Herlianto, SE, MH, angkat bicara untuk mengklarifikasi hal tersebut kepada awak media dan membenarkan adanya video tersebut di rekam di wilayah hukum Polsek Teluk Betung Utara (18/4).

“Benar, tetap video tersebut bukan seperti yg nampak, seakan-akan terjadi tawuran, itu perbuatan anak2 remaja saat waktu sahur dan menjelang pelaksanaan Sholat subuh” jelasnya.

“Asal dari anak2 tersebut masih kami dalami, sepertinya mereka gabungan, dengan mempergunakan sarung sholatnya, saling memukul seakan akan tawuran, namun perbuatan tersebut di selingi dengan gelak tawa mereka” katanya.

Kompol Indra Herlianto, SE, MH yang lama bertugas di Restik Polda Lampung ini, telah melakukan himbauan secara persuasif dengan memanggil anak2 di rumah RT 21 dan RT 23 di kelurahan dan Sumur Batu Sabtu pagi (17/4).

“Kami dan Bhabinkamtibmas, mengumpulkan anak-anak remaja di rumah Pamong kelurahan, kami menghimbau untuk tidak ikut melakukan hal tersebut dan meminta orang tua dan pamong untuk ikut mengingatkan anak-anak di lingkungannya” jelasnya.

“Sebab ada faktor bahaya yg mengintai anak2 kita, selain sakit terkena sabetan yg bisa memancing emosi, juga sangat berbahaya, jika mereka melakunnya hingga di tengah jalan raya, yg di lewati kendaraan” jelasnya.

“Dan Alhamdulillah, hari Sabtu kami himbau maupun nasehati, kami meningkatkan pengawasan, dan patroli sehingga pada Minggu pagi, tidak ada lagi anak2 melakukan permainan tersebut” kata Kapolsek.

“Jadi kepada rekan-rekan media, ini klarifkasi, penjelasan dari kami, bahwa video tersebut bukan Tawuran” pungkas Kapolsek.

Diketahui petugas Polsek TBU, melakukan pendalaman atas hal tersebut, selain mengantisipasi hal-hal yang tidak di inginkan, juga meningkatkan pengawasan Program Covid, agar tidak membuat kerumunan.

Dan hasil Pulbaket terkait video viral tarung sarung yang dilakukan oleh para remaja yang terjadi di Tugu Pengantin Lampung atau Simpang Lungsir depan Masjid Al-Furqon Teluk Betung Utara yang dilakuan oleh Unit Intelkam Polsek Teluk Betung Utara, didapat keterangan seorang saksi yakni Sdr.Santani, bahwa dirinya pada hari Sabtu tanggal 17 April 2021 pukul 03.00 Wib, ” saya melihat remaja yang saling berteriak sambil memutar mutar sarung yang dimiliki masing masing remaja tersebut yang berjumlah lebih kurang 18 (delapan belas) orang yang seolah olah akan berkelahi” ujarnya.

Namun setelah diperhatikan oleh Sdr. Santani melihat salah seorang rekan kelompok tersebut yang merekam aksi kelompok remaja dilokasi tersebut, dan setelah itu remaja tersebut pergi dari lokasi secara terpisah, ada sebagian yang menggunakan sepeda motor, ada yang berjalan kaki, namun saya tidak mengetahui arah remaja tersebut pulang,  jelasnya.

Hasil Pulbaket terhadap Sdr.Tabrani didapat keterangan bahwa sempat mendengar aksi remaja yang mencari sensasi dengan seoalah sedang tawuran menggunakan sarung yang terjadi di tugu pengantin di lungsir pada hari Sabtu tanggal 17 April 2021 sebelum pelaksanaan sahur, dirinya mendengar kabar tersebut dari keponakannya yang masih remaja, dimana saat ini sedang trending tarung sarung pada usia keponakannya tersebut, dimana aksi tersebut hanyalah ikut ikutan dari aksi remaja yang sama diwilayah lain, namun aksi tersebut dilakukan sesama rekan main dan bukan bermusuhan atau permasalahan lain, hanya mencari sensasi saja dan sumber mengatakan bahwa para remaja yang ada pada video tersebut diduga remaja yang berasal dari tidak jauh dari lokasi aksi dan berasal campuran dari remaja pendatang, namun diduga mereka saling kenal.

Sementara Ketua RT.21 dan RT.23 Kelurahan Sumur Batu mengatakan hingga saat ini belum mengetahui pasti kejadian tersebut, anak remaja yang asalnya darimana, disebabkan sampai saat ini juga tidak ada warga yang mengetahui dan melaporkan aksi remaja remaja tersebut.

Langkah langkah yang diambil Anggota Polsek TBU, tetap melakukan penyelidikan terkait motif lain aksi remaja tarung sarung tersebut dan melakukan pendalaman informasi yang tepat terkait para remaja yang melakukan aksi tersebut. (Ijal).

Komentar

News Feed