Sengketa Lahan Kuburan Perbatasan Lotim-Loteng Memanas,Segel Gerbang Pembatas Dibakar

SKI l Lombok Timur-Sengketa lahan kuburan yang terjadi antara warga Dusun Serangin,Desa Sukaraja,Kecamatan Jerowaru,Kabupaten Lombok Timur dengan Dusun Lingkok Bunut, Desa Lekor Kecamatan Janapria,Kabupaten Lombok Tengah kembali memanas.

Dengan terjadinya kasus pembakaran penyegelan gerbang pembatas dengan menggunakan pohon bambu yang dipasang warga Dusun Serangin, sedangkan yang diduga melakukan pembakaran warga tetangga teman bersengketa, Minggu malam (30|1) sekitar pukul 21.00 wita ‎

Namun untung dari pihak aparat kepolisian bersama forkopincam Jerowaru dan pemerintah desa setempat berusaha meredam dan mengendalikan situasi tersebut,dengan menghimbau warga Dusun Serangin untuk tetap menahan diri dan menjaga kondusitifitas.

Hal ini dibenarkan Camat Jerowaru,H.Mustiaref saat dikonfirmasi. ” Memang benar ada pembakaran penyegelan pembatas menggunakan bambu yang dipasang Warga Serangin,namun belum kita ketahui siapa yang melakukannya,karena kita kejar tidak dapat,” katanya.

Menurutnya memang saat ini antara warga Serangin dengan Lingkok Bunut masih terjadi persoalan masalah tanah kuburan. Namun begitu pihaknya menyerahkan penyelesaian kepada Pemkab Lotim dengan Pemkab Loteng.

” Kita serahkan ke  Bupati Lotim dengan Pemkab Loteng yang akan menyelesaikan nantinya,” ujarnya.

Begitu juga lanjutnya,Mustiaref menambahkan Bupati Lotim juga sudah menjanjikan akan memberikan lahan 10 are untuk lokasi pemakaman warga Serangin.

Dalam rangka untuk menghindari terjadi persoalan lagi terkait dengan masalah sengketa tanah kuburan.

” Kita harapkan lahan seluas 10 are itu mudah-mudahan cepat direalisasikan karena masyarakat Serangin menantikan,” tandasnya.

Kasat Pol.PP Lotim,H.Sudirman mengatakan Pemkab Lotim terus berupaya untuk mencari solusi penyelesaian atas persoalan sengketa tanah kuburan yang terjadi di wilayah Kecamatan Jerowaru dengan warga Lingkok Bunut,Desa Lekor Kecamatan Janapria.

” Kita terus mencari solusi penyelesaian atas persoalan ini,” tegasnya.

Kapolsek Jerowaru,Ipda Abdulrasyid sampai berita ini diturunkan belum bisa dikonfirmasi.(Sam).