oleh

Subuh Berjamaah, Kang Emil – Anies Bicara Pertanian dan Pangan

-Ekonomi-91 views

 

SKI|Sumedang-Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil Subuh Keliling di Masjid Agung Sumedang, Jum’at (11/6/2021). Spesial, karena Gubernur Jabar shalat berjamaah dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Gubernur Ridwan Kamil akan menjadi saksi kerja sama antara Pemda Provinsi DKI Jakarta dengan Pemkab Sumedang dalam hal pertanian dan pemenuhan pangan.

“Saya mengapresiasi hubungan ekonomi ini yang akan dilaksanakan antara Pemkab Sumedang dan Pemprov DKI Jakarta. Kami ingin antar daerah ini terus berkoordinasi demi kesejahteraan warga,” tuturnya.

Apalagi diera pandemi COVID-19, kolaborasi antar daerah diberbagai bidang harus terus dilakukan. Sebelumnya, Jabar kerja sama pangan dengan Sumatera Selatan.

“Mudah-mudahan ini terus berlangsung semua daerah di Indonesia bekerja sama. Demi meningkatkan kerja sama yang nyaris tidak terdengar,” ucapnya.

Gubernur menyebut program Subuh Keliling yang awal 2021 kembali digelorakan Pemda Prov Jabar merupakan ciri kebangkitan muslim untuk lebih mendekatkan diri terhadap sang pencipta.

“Itulah kenapa sebelum COVID-19 gerakan subuh berjamaah terus dijalankan, karena lelaki soleh itu subuhnya di masjid. Kalau di rumah namanya lelaki solehah,” sebutnya.

Dalam sambutannya, ia menuturkan bahwa menjadi seorang pemimpin itu harus menjadi contoh bagi masyarakat. Salah satunya dengan terus menyampaikan makna shalat subuh berjamaah di masjid.

“Syariat kepemimpinan adalah bisa memberikan kebermanfaatan bagi masyarakat,” tuturnya.

Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan mengatakan kebutuhan pangan diwilayahnya sangat bergantung Jabar.

“99 persen dari kebutuhan pangan Jakarta itu dipasok dari luar Jakarta, pemasok terbesar datang dari tetangga kami yaitu Jabar,” katanya.

“Kebutuhan pangan di Jakarta ini ditopang oleh Jabar saya ucapkan terima kasih,” tambahnya.

Anies berharap kerja sama antara Pemda Provinsi DKI Jakarta dan Pemkab Sumedang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat kedua daerah. Maka apabila kerja sama ini terus dilakukan, kebutuhan akan terus dirasakan kebermanfaatannya.

“Dengan adanya kerja sama ini, para petani dan produsen In sya Allah bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan cepat,” imbuhnya. (UT)

Sumber : Humas Jabar

News Feed