SKI | Lotim – Salah satu tokoh masyarakat Lombok Timur bagian Selatan,Sayadi sangat mendukung penuh rencana Bupati Lotim untuk menjadikan rumah sakit Lotim di Labuhan Haji menjadi rumah sakit dhuafa yang nantinya di kelola BAZNAS.
” Kita dukung penuh program rumah sakit dhuafa itu,” tegas Sayadi kepada wartawan di Selong,Kamis (4/9).
Ia mengatakan program itu merupakan program mulia apabila ada rumah sakit dhuafa untuk masyarakat kurang mampu maupun miskin yang akan dilayani nantinya .
Kemudian tinggal nantinya bagaimana mengatur mekanismenya dalam pembiayaan bagi pasien yang dirawat,apakah menggunakan BPJS atau lainnya tentunya kita serahkan ke pemerintah daerah bersama BAZNAS.
” Kalaupun nantinya pasien yang dirawat digratiskan akan lebih bagus dengan biaya ditanggung BAZNAS,” ujarnya.
Sayadi yang juga Ketua Serikat Masyarakat Selatan ini menambahkan memang dulu kalau kita ingat pembangunan rumah sakit itu menggunakan dana BAZNAS.
Karena akan menjadi rumah sakit BAZNAS atau dhuafa pada masa kepemimpinan mantan Bupati Lotim HM.Ali BD.Namun pada masa pemerintahan Bupati Lotim HM.Sukiman Azmy rumah sakit dhuafa itu diambil alih pemerintah daerah dengan diganti nama rumah sakit Lotim.
” Dengan akan dijadikan rumah sakit Lotim menjadi rumah sakit dhuafa yang dikelola BAZNAS tentu masalah pelayanan kesehatan bagi warga kurang mampu akan bisa tertangani nantinya,” tandasnya. (Sul)









