SKI | Indramayu – Unjungan Buyut Liejong di Blok Kedokanwungu Desa Limpas, Kecamatan Patrol, Kabupaten Indramayu – Jawa Barat yang diselenggarakan secara sederhana dengan penuh makna. Kamis (25/12/2025).
Unjungan Buyut adalah tradisi ziarah dan do’a bersama di makam Leluhur (Buyut) yang banyak dilakukan di di provinsi Jawa Barat salah satunya di Wilayah Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Indramayu. Hal ini sebagai bentuk penghormatan, ungkapan syukur, mempererat silaturahmi, dan mendo’akan arwah leluhur, sering diiringi dengan kenduri makanan (tumpeng/tenong) yang dibagi-bagikan serta hiburan rakyat seperti wayang atau sandiwara, dan yang lainya.
Inti dari Tradisi Unjungan ini menurut Kepala Desa (Kades) atau Kuwu Desa Limpas Bpk. Tato, S.H., pasalnya Tradisi ini adalah Ziarah dan Do’a dimana diartikan untuk mengunjungi makam Leluhur (Buyut) dan untuk mendoakan, berziarah, serta mengenang jasa-jasa mereka.
“Dengan ungkapan rasa syukur sebagai bentuk terima kasih kepada Tuhan yang Maha Esa (Allah. SWT) atas rezeki dan hasil panen yang melimpah, sering dilakukan pasca panen raya.. Silaturahmi debagai ajang berkumpulnya Warga Desa untuk mempererat kekompakan dan kebersamaan”, ujar Kuwu Tato yang turut andil meriahkan tradisi ini.
Ciri khas unjungan ini Warga patungan membawa aneka makanan (hasil bumi, jajanan, tumpeng/tenong) dengan diiringi sebuah hiburan pertunjukan seperti salah satunya yakni pentas seni sandiwara. Hal ini biasanya rutin diadakan setiap tahun, seringnya setelah panen raya. (Yan)















