SKI| Lombok Tengah – Viral vidio seorang anggota DPRD NTB inisial LM bersama sejumlah orang mengamuk di kantor Def Colector PT. Lombok Nusantara Indonesia (LNI), Kecamatan Batukliang, Lombok Tengah (Loteng). Peristiwa tersebut diduga dipicu gara-gara pencabutan mobil milik adiknya pada Jumat(17|10)
Dalam vidio dengan durasi 1,12 menit itu LN dan sejumlah orang dua pria lainnya yang masing-masing memegang kayu dan sajam mengancam akan memukul anggota def colector.
Dari informasi yang diterima, kejadian itu pun saat ini telah dilaporkan ke Polres Loteng atas dugaan penganiayaan.
sementara itu, Kapolres Loteng AKBP Eko Yusmiarto mengatakan, Pihaknnya sudah menerima laporan dari terduga korban dan sudah memanggil beberapa saksi.
“Laporannya sudah kita terima kemarin, kita sudah melakukan pemeriksaan tiga orang saksi selanjutnya kita akan kembangkan,” ujarnya, Senin (20/10).
Eko menyebut, bahwa pihaknya sudah mengantongi sejumlah alat bukti seperti foto dan vidio saat peristiwa itu terjadi dan akan dilakukan gelar perkara dan memanggil para saksi untuk melengkapi barang bukti.
“Kalau memang cukup bukti kita akan lanjutkan ke penyidikan,” imbuhnya.
Kendati demikian, pihaknya belum bisa menjelaskan secara detail terkait penyebab kericuhan tersebut. Ia memastikan akan mengusut peristiwa itu sesuai hukum yang berlaku.
“Kronologinya aslinya belum kita ketahui, banyak Fersi kan, setelah kita gelar nanti baru muncul pihak pelaporan ngakunya seperti ini terlapor juga versinya seperti ini, nanti kita update. Apakah ada keterlibatan Anggota DPRD NTB kita masih dalami juga” tandasnya.
Kapolres, mengimbau kepada masyarakat untuk tidak takut terhadap def collector, selain itu Eko juga menghimbau def collector juga tidak melakukan aksi yang meresahkan masyarakat.
“Mereka def collector memang punya pekerjaan, bukan premanisme, kalau yang resmi memang ada legalitasnya. Yang meresahkan itu oknum-oknum saja, ” tandasnya. (Sul)









