oleh

Aliansi Pejuang Tampah Boleq Tagih Janji Dewan dan Bupati Lotim

SKI, LOTIM -Tiga aliansi pejuang tanah ulayat Tampah Boleq yakni Aliansi Rakyat Menggugat (ALARM),Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) dan Aliansi Peduli Investasi Lombok (APIKN) menagih janji Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lombok Timur. 

Terkait dengan masalah pembongkaran pagar kawat berduri yang dipasang perusahaan di lahan Tampah boleq,setelah sebelumnya dewan menagih janji Bupati Lotim untuk melakukan pembongkaran.Akan tapi baik Bupati dan Dewan tidak ada realisasinya sampai saat ini.

” Kami menagih janji dewan yang terhormat mengenai masalah pembongkaran pagar kawat berduri dalam hearing Jumat lalu,akan tapi sampai saat ini tidak ada realisasinya,” tegas Ketua APIKN, Suharman.

Ia menjelaskan kesepakatan dalam hearing tersebut kalau dewan akan bersurat ke Bupati Lotim untuk melakukan pembongkaran pagar kawat berduri tersebut sepanjang 100 meter dari pinggir pantai. Dengan meminta Pol.PP dan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (LHK) Lotim untuk melakukan itu.

Bahkan dewan siap membeck up dari belakang mengenai pembongkaran tersebut.Namun tentunya sampai saat ini kami dari aliansi pejuang Tampah Boleq menunggu reaksi dan tindakan nyata dari Pemda dan Dewan sesuai dengan janjinya. 

” Janji tinggal janji kapan akan direalisasikan,” keluhnya.

Hal yang sama dikatakan Ketua PD AMAN Lotim, Sayadi dengan meminta kepada pemerintah daerah dan dewan untuk segera merealisasikan janjinya dalam hearing tersebut. Untuk melakukan pembongkaran pagar kawat berduri yang dipasang perusahaan di kawasan Tampah boleq.

” Jangan hanya berani mengucapkan saja,tapi realisasi yang dibutuhkan dalam masalah ini,” tegasnya.

Penulis : Rizal

Editor    : Red SKI

Komentar

News Feed