BEM di Lotim Tolak Pembangunan Wisata Kereta Gantung Ke Rinjani

SKI l Lombok Timur-Puluhan mahasiswa Lombok Timur yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Gunung Rinjani melakukan aksi ke kantor DPRD Lotim, Selasa (28|6). Dengan menuntut menolak rencana pemerintah provinsi NTB yang akan membangun proyek wisata kereta gantung dari Loteng ke Rinjani.

Karena menurutnya dengan adanya kereta gantung tersebut nantinya tentunya akan merusak keindangan di kawasan Rinjani yang saat ini sudah menjadi geofak dunia.

” Yang jelas kami Mahasiswa Lotim menolak keras pembangunan kereta gantung menuju Rinjani,” teriak orator aksi  Ropiki dalam orasinya.

Menurutnya, pemerintah Lotim maupun DPRD harus menyuarakan penolakan tersebut sebagaimana yang kami suarakan saat ini. Karena kawasan Rinjani merupakan wisata yang alam dan jangan dirusak dengan adanya proyek kereta gantung tersebut.

” Kalau jadi Pemprov membangun kereta gantung ke wisata Rinjani maka dinilai tidak memahami bagaimana melestarikan alam,” paparnya.

Sementara itu,Wakil Ketua DPRD Lotim, H.Daeng Paelori yang menerima massa aksi mengatakan pembangunan proyek kereta gantung ke wisata Rinjani masih dalam tahap wacana saja belum ada yang kongkrit.

” Itu hanya masih sekedar wacana saja dan nantinya kita lihat perkembangannya,” tegas Daeng.

Massa aksi tersebut selain menyuarakan penolakan kereta gantung juga menolak adanya LGBT di Lotim dan minta serius menangani kasus Penyakit Kuku dan Mulut (PMK) yang sedang mewabah saat ini.

Setelah puas menyampaikan aspirasi massa akhirnya membubarkan diri dengan diakhiri pernyataan sikapnya,sedangkan pengaman aksi dikawal ketat aparat kepolisian.

 

News Feed