BPKP Rampung Lakukan Audit Kasus Korupsi Proyek Dermaga Labuhan Haji ‎

SKI | Lombok Timur – Pihak Badan Pengawasan Keuangan Pembangunan (BPKP) RI rampung melakukan audit kerugian negara dalam kasus dugaan korupsi proyek penataan dan pengerukan kolam labuh dermaga Labuhan Haji tahun 2016.

 

Setelah dua minggu pihak BPKP melakukan klarifikasi terhadap mantan dan pejabat Lotim yang sudah di Berita Acara Pemeriksaan (BAP) dalam kasus tersebut.

 

Hal ini dibenarkan Kepala Seksi Intelejen Kejaksaan Negeri Lotim,Lalu.M.Rosyidi saat dikonfirmasi, Senin (19|7). ” Memang betul dua minggu BPKP melakukan klarifikasi terhadap mantan dan pejabat di Lotim dalam kasus dugaan korupsi proyek dermaga Labuhan Haji,” tegasnya.

 

Ia mengatakan audit dilakukan dengan melakukan klarifikasi terhadap dokumen yang ada. Dengan berdasarkan hasil pemeriksaan yang dilakukan pihaknya.

 

” Kami menunggu hasil audit itu sebagai dasar untuk kemudian kami menetapkan tersangka,”tukasnya.

 

Kasi Intelejen menambahkan kasus proyek penataan dan pengerukan kolam labuh Dermaga Labuhan Haji dengan anggaran mencapai Rp 38 Milyar rupiah tahun 2016 lalu. Dengan kontraktor atau perusahaan yang mengerjakan proyek itu PT Gunakarya Nusantara.

 

Kemudian perusahaan itu tidak tuntas mengerjakannya,sedangkan uang pangkal sudah diambil.

 

” Kasusnya masih dalam penyidikan tapi belum menetapkan tersangka karena menunggu hasil audit BPKP,” tandasnya. (Sam)

News Feed