Bupati Lantik Ketua DMI Cabang Loteng

SKI| Lombok Tengah – Bupati Lombok Tengah melantik Ketua Dewan Masjid Indonesia Cabang Loteng.

Bupati Lombok Tengah Lalu Pathul Bahri dalam sambutannya mengatakan bahwa, pihaknya menyadari betapa pentingnya peran DMI dalam memperkuat keimanan dan ketaqwaan umat islam.

Dimana, DMI sendiri merupakan organisasi yang bergerak dalam bidang pengelolaan dan pengembangan masjid sebagai tempat ibadah umat islam, selain itu DMI juga berperan dalam memberikan pemahaman yang benar tentang ajaran islam kepada umat.

Oleh karena itu, pihaknya sangat mengapresiasi kerja keras dari seluruh pengurus DMI Loteng masa khidmat 2022-2027 yang telah dipilih secara demokratis oleh seluruh anggota DMI.

“kami percaya, pengurus yang terpilih akan mampu melaksanakan tugas dan amanah dengan baik dan bertanggung jawab,” ungkap Lalu Pathul Bahri Rabu (22|2)

Pemda Loteng sendiri berkomitmen untuk mendukung kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh DMI dan akan berupaya untuk memfasilitasi kegiatan-kegiatan DMI.

“Kita juga akan berupaya untuk memperbaiki fasilitas-fasilitas di masjid agar dapat lebih nyaman dan aman untuk digunakan,” tuturnya

Pihaknya berharap, seluruh pengurus DMI Loteng dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dan dedikasi yang tinggi.

“kami juga berharap, DMI dapat terus berperan aktif dalam memperkuat ukhuwah islamiyah, dan meningkatkan kualitas kehidupan beragama di Loteng,” harapnya

Sebagai tempat ibadah, masjid harus selalu menjadi tempat yang nyaman dan bersih bagi umat islam. Oleh karena itu, ia mengajak seluruh pengurus masjid di Loteng untuk memperhatikan dan memperbaiki fasilitas-fasilitas di masjid agar dapat lebih nyaman dan bersih untuk digunakan.

“Pengurus masjid harus memastikan bahwa seluruh fasilitas di masjid, seperti kamar mandi, tempat wudhu, dan tempat ibadah, selalu dalam keadaan bersih dan terawat dengan baik serta Seluruh pengurus masjid juga harus memperhatikan ketersediaan sarana dan prasarana yang memadai, seperti kursi, ventilasi udara, dan lain sebagainya,” jelasnya

Lebih lanjut bahwa, dalam konteks Loteng sebagai daerah pariwisata, masjid juga dapat berperan sebagai pusat informasi bagi wisatawan yang ingin mengetahui tentang budaya dan kehidupan beragama di daerah tersebut. Wisatawan dapat mengunjungi masjid dan belajar tentang islam dari umat yang hidup di daerah tersebut.

“Masjid juga dapat menjadi sarana untuk mempromosikan kegiatan-kegiatan keagamaan dan sosial yang dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat setempat,” katanya. (Rijal).