oleh

Bupati Lotim Dinilai Tak Memahami Etika Birokrasi

SKI l Lombok Timur-Pengamat birokrasi pemerintahan Lombok Timur,H.Muhasim melihat kalau Bupati Lotim,HM.Sukiman Azmy dinilai tidak memahami kebijakan birokrasi dan etika birokrasi dalam melakukan bongkar pasang pejabat eselon di Lotim.

” Saya melihat Bupati tak memahami etika dan kebijakan birokrasi asal main bongkar pasang saja,” tegas Muhasim di Selong,Senin (23|5).

Menurutnya etika birokrasi yang dimaksud adalah tentunya ada aturan yang harus dijalankan untuk melakukan pergantian pejabat di Lotim. Dengan minimal aturan satu tahun dilakukan evaluasi terhadap pejabat eselon tersebut.

Sementara di Lotim terlihat ada pejabat baru beberapa minggu dan bulan sudah mengganti kepala OPD,sehingga bagaimana pejabat akan bisa bekerja dengan tenang menjalankan programnya kalau terus dihantui rasa khawatir diganti.

” Bagaimana pemimpin bisa mengevaluasi pejabatnya kalau belum apa-apa sudah digeser ke tempat lain, maka disitulah letak seorang pemimpin harus memahami etika birokrasi,” paparnya.

Begitu juga lanjut Mantan Asisten I Setdakab Lotim,dalam kebijakan birokrasi tersebut tentunya pemimpin itu memiliki visi dan misi yang jelas.Sehingga bisa berjalan dengan baik dalam rangka untuk bersama-sama mensejahterakan masyarakat.

Namun di Lotim dirinya melihat kalau Bupati Lotim dinilai kurang memahami kebijakan birokrasi, sehingga tidak jelas arah visi dan misi yang harus dijalankan.

” Pemimpin itu harus memahami kebijakan birokrasi dengan baik agar tidak salah dalam melangkah dan mengambil sikap,”tuturnya.

Muhasim juga menambahkan seharusnya Sekda maupun Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Lotim mengingatkan Bupati kalau keliru dalam menjalankan kebijakan yang menyangkut birokrasi.

Begitu juga iklim birokrasi di Lotim dinilai tidak sehat seiring dengan seringkalinya Bupati melakukan bongkar pasang pejabat,sehingga membuat tidak tahu apa yang harus dikerjakan oleh pejabat tersebut.‎

” Sekda dan BKPSDM semestinya mengingatkan Bupati bukan malah membiarkan seperti yang terjadi saat ini, dimana Bupati semau-maunya melakukan pergantian,tanpa melihat aturan main yang ada,”tandasnya.

Lebih lanjut, Muhasim melihat terhadap kritikan yang dilakukan Wakil Bupati Lotim terhadap Bupati Lotim dalam masalah bongkar pasang pejabat di Lotim sangat bangus sekali.

Dalam rangka untuk saling mengingatkan agar tidak salah dalam melangkah nantinya. ” Wabup mengingatkan Bupati sangat bagus demi kebaikan bersama,sehingga Bupati jangan elergi kritik,” pungkasnya.

Sementara Bupati Lotim,HM.Sukiman Azmy maupun Kepala BKPSDM Lotim,H.Mugni sampai berita ini diturunkan belum bisa dikonfirmasi meski telah berusaha ke kantornya tapi tidak berada ditempat.(Sam).