Dana BOS Januari -Juni di Loteng Belum Cair, Ada Apa?

SKI| Lombok Tengah – Persoalan Dana Bantuan Operasional (BOS) Sekolah di Yayasan Darul Aminin NW Aik Mual Praya yang tidak kunjung cair Mulai dari Januari-Juni menjadi pertanyaan

Anggota Dewan Pengawas Yayasan Darul Aminin NW Aik Mual Praya Fahrurrozi menjelaskan bahwa, terkait dengan segala macam persyaratan untuk bisa mencairkan dana BOS tersebut sudah ia lengkapi. Namun pihaknya mempertanyakan kenapa masih belum cair

“Syarat kita sudah lengkap, tinggal dicairkan Bank, tapi Kepala Penmad (Pendidikan Madrasah) masih belum memberikan itu,” katanya pada Selasa (21|6)

Pihaknya sudah mencoba melakukan aksi hearing di Kantor Kemenag setempat dan hanya mendapatkan janji saja, bahkan sampai sore menunggu kepastian di kantor belum juga diberikan

“Kita sampai sore menunggu surat rekomendasi itu, hampir kita caos,” ungkapnya

Fahrurrozi juga menambahkan bahwa, dana BOS untuk jenjang TK,MI dan SMP di yayasan sudah cair, namun hanya Mts dan MA yang masih belum di cairkan sampai saat ini

Sehingga, pihak yayasan mempertanyakan kemenag Loteng yang seperti itu. Jika dilihat memang saat ini yayasan sedang mengalami sedikit masalah internal, seperti adanya dualisme kepemimpinan di yayasan. Nun hak tersebut tidak bisa menjadi salah satu hal untuk Kemenag mengintervensi

“Kalau ini kan masalah internal kami, Kemenag hanya mencairkan saja,” ujarnya

Selain itu, pihaknya menganggap dalam persoalan ini tidak ada dualisme dan sama-sama memiliki SK KemenkumHAM. Kalaupun ada yang baru ini jauh pada SK yang sebelumnya maka ini dasar hukum yang berbeda.

“Saya mengimbau kepada Kemenag pada persoalan teknis ini dimana harus dipahami bahwa kami yang mengelola ponpes selama ini, baik syarat dan fisik. Kubu sebelah ini hanya dasar SK KemenkumHAM saja. Kita khawatir ada deadline pencairan dana BOS ini, maka akan berdampak pada periode berikutnya dan bahkan dapat dicoret. Mengingat waktu kita hanya seminggu ini saja pencairannya,” jelasnya.

Untuk itu, jika sampai dengan waktu yang telah di sepakati antara yayasan dan Kemenag dana BOS tersebut tidak cair, ia akan membawa masa yang lebih banyak mulai dari anak didik sampai guru

Sementara itu, Kasi Pendidikan Madrasah, H Mulyadi yang dimintai keterangan di baik melalui WA maupun ke kantornya langsung masih belum memberikan keterangan sampai berita ini di muat (Riki)