oleh

Habis Nonton Film Blue, Dua Siswa Madrasah Perkosa Anak 4 tahun

SKI – Lotim – Dua siswa salah satu Madrasah Tsanawiyah (MTs) swasta di Lotim langsung mempraktekkan apa yang di tontonnya terhadap anak 4 tahun di wilayah kecamatan Aikmel. Setelah sebelumnya menonton Blue film  di Hand Phone (HP) milik temannya.‎

Dengan melakukan perbuatan dugaan pemerkosaan terhadap anak 4 tahun yang masih bau kencur dan tidak tahu apa-apa.Dimana ‎ inisial pelaku, Hs, Ar sedangkan korban dengan inisial, Fl yang rumahnya masih satu kampung. Bahkan ada diantara pelaku dengan korban masih memiliki hubungan keluarga.

Hal ini dibenarkan kedua siswa Madrasah Tsanawiyah yang juga pelaku dugaan pemerkosaan anak 4 tahun tersebut. ” Memang sebelum melakukan perbuatan itu, dirinya menonton film porno, kemudian setelah itu langsung mempraktikkan apa yang ditontonnya tersebut,” kata pengakuan salah seorang pelaku.‎

Pelaku juga menjelaskan dalam melakukan perbuatan tidak terpuji terhadap korban tersebut bersama temannya. Dengan ‎hari yang berbeda di salah satu rumah kosong milik salah seorang warga pada siang hari antara hari Kamis dengan Jumat.

Dimana dirinya terlebih dahulu mengajak korban main-main, kemudian tidur-tiduran, sehingga pada saat itu dirinya kemudian membuka celana dalam korban.

”  Setelah itu memasukkan alat vitalnya ke kamaluan korban, akan tapi tidak bisa masuk sampai kedalam, hanya sebatas ujung alat vital saja tidak bisa sampai masuk ke dalam kemaluan korban,” ujarnya.‎

Selain itu, lanjutnya, perbuatannya diketahui oleh orang tua pelaku setelah temannya melakukan perbuatan hal yang sama terhadap korban. Dengan korban merasakan sakit di alat kelaminnya saat akan membuat air, sehingga disanalan korban menceritakan apa yang kami perbuat terhadap orang tuanya.

” Saya masih memiliki hubungan keluarga dengan korban,” pengakuan salah seorang pelaku seraya mengatakan untuk mempertanggungjawabkan perbuatan yang kami lakukan terpaksa berurusan dengan polisi sekarang.‎

Kasat Reskrim melalui Kanit PPA,Bripka Hermanto saat dikonfirmasi membenarkan kalau pihaknya telah menerima laporan terkait dengan dugaan kasus asusila pemerkosaan dengan pelaku dua orang siswa Madrasah, sedangkan korban anak masih 4 tahun dan duduk di Sekolah Dasar (SD) yang rumahnya masih satu kampung.

” Kami masih sedang lakukan pemeriksaan terhadap korban dan pelaku, termasuk melakukan visum terhadap korban,” tegas Hermanto.

Penulis : Rizal

Editor : Red SKI

Komentar

News Feed