Hadiri Silaturahmi Kebangsaan, Edy Supriyanta Minta Pelajar Cerdas Bermedia Sosial

SKI | JEPARA – Bupati Jepara Edy Supriyanta meminta para pelajar di Jepara cerdas menggunakan media sosial (medsos). Menurut Edy, medsos harus digunakan untuk hal-hal yang positif. Hal ini disampaikan oleh Edy Supriyanta saat Silaturahmi Kebangsaan di Aula SMAN 1 Tahunan, Jumat (22/6/2023).

Edy menjelaskan jika dari populasi 227 juta penduduk Indonesia, 204 juta merupakan pengguna internet. Dari jumlah itu, 191 juta merupakan pengguna medsos aktif. 88 persen menggunakan aplikasi whatsapp, 87 persen memakai instagram, 85 persen menggunakan facebook dan 63 persen menggunakan tiktok.

“Medsos harus digunakan untuk mencari pemecahan masalah, saran, ide dan untuk membangun jejaring. Jangan digunakan untuk hal-hal negatif,” kata Edy.

Dihadapan ratusan siswa tersebut, Edy juga meminta agar mereka mengamalkan 4 pilar kebangsaan. Yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika secara sederhana  dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, penting untuk mempersiapkan diri dan menanamkan  dasar negara Pancasila serta nilai integritas dan karakter di dalam diri generasi penerus agar bisa menjadi manusia yang berguna bagi masyarakat dan bangsa.

“Di era perubahan yang terus berlangsung, kemampuan untuk beradaptasi dengan situasi dan kondisi yang baru sangatlah penting namun tetap dengan tidak meninggalkan jati diri bangsa Indonesia,” jelasnya.

Dalam kegiatan yang bertema Peningkatan Jati Diri Pemuda untuk Kemajuan Negeri ini, orang nomor satu di kota ukir itu juga menekankan agar para pelajar dan pemuda mencintai dan membangun daerahnya. Caranya yakni dengan mempromosikan potensi yang dimiliki oleh Jepara lewat medsos dan jajaring lainnya.

“Juga berpartisipasi menekan angka stunting, aktif diberbagai kegiatan serta meningkatkan prestasi yang bisa membanggakan dari dan daerah,” ungkapnya.

Edy kemudian berdialog dengan sejumlah siswa diantaranya Aklam Afriat siswa kelas XI IPA 1. Aklam mengaku dirinya jarang membuka media sosial lantaran tidak memiliki ponsel pintar.

Mendapati hal tersebut, Pj. Bupati mengaku kaget dan memberikan hadiah sejumlah uang guna membeli gawai kepada remaja yang bercita-cita menjadi polisi tersebut.

“Hp-nya dipakai untuk hal-hal yang baik ya, belajar, semoga nanti jadi polisi, jadi Kapolres,” tuturnya. (Hani).