oleh

Industri Penyulingan Cengkeh Sebagai Ikhtiar Program NTB Gemilang

SKI, Lombok Barat – Ketua JP Institut Ainurrahman, ST. Melaksanakan peresmian Industri Penyulingan Cengkeh, Peresmian tersebut dilakukan langsung oleh Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah di desa Banyumulek, Kecamatan Kediri, Kabupaten Lombok Barat(12/3).

Ainnurrahman menjelaskan keberadaan industri itu merupakan salah satu ikhtiar untuk mewujudkan NTB Gemilang. Termasuk proses recovery daerah setelah musibah gempa bumi tahun lalu.

“Program zero waste itu selaras dengan industri ini. Sebab, kami memanfaatkan limbah dari cengkeh untuk proses pembuatannya,” jelasnya.

Ia juga melaporkan proses penyulingan minyak cengkeh ini membutuhkan satu ton bahan baku dalam satiap produksinya. Dalam sehari, pihaknya bisa memproduksi dua kali. Sehingga bahan baku yang dibutuhkan setiap harinya sekitar dua ton.

“Dana yang dikeluarkan setiap kilonya adalah 1.500 rupiah. Sehingga dalam sebulan sekitar 78 juta untuk bahan baku,” jelasnya.

Minyak cengkeh yang dihasilkan katanya bisa mencapai 30 sampai 35 kg setiap produksi. Kemudian semuanya dipasarkan ke luar daerah.

Karena itu ia menyampaikan terima kasih kepada pemerintah provinsi NTB yang membangun pembangunan industri tersebut.

Hadir juga pada kegiatan itu Komandan Korem 162 Wirabhakti.

Penulis : Alfy

Editor    : Red SKI

Komentar

News Feed