oleh

Komisi IV DPRD Lakukan Monitoring Pelayanan Kesehatan di Loteng

SKI | Lombok Tengah- Komisi IV DPRD Kabupaten Lombok Tengah melaksanakan kegiatan monitoring dan evaluasi dala rangka pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawab (LKPJ) Kepala Daerah Tahun 2025. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Ketua Komisi IV, M. Mayuki, bersama seluru anggota Komisi IV, sebagai bentuk fungsi pengawasan terhadap pelaksanaan program pemerintah daerah di sektor kesehatan, pendidikan, dan sosial.

Kegiatan monitoring dan evaluasi dilaksanakan selama empat hari.

Pada hari pertama, Komisi IV melakukan kunjungan ke Puskesmas Langko, Puskesmas Pembantu Lek serta SDN Berangah. Dalam kunjungan ini, Komisi IV meninja langsung kondisi pelayanan kesehatan dasar serta sarana da prasarana pendidikan guna memastikan kesesuaian dengan laporan yang disampaikan dalam LKPJ.

Selanjutnya pada hari kedua, monitoring dan evaluasi dilaksanakan di Puskesmas Pengadang serta Yayasan Dar Al-Atiq yang berlokasi di wilayah Manggong, De Bonjeruk, Kecamatan Jonggat. Kunjungan ini menitikberatka pada peran fasilitas kesehatan dan lembaga pendidikan dala mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Pada hari ketiga, Komisi IV melaksanaka monitoring ke Dinas P3AP2KB dan Dinas Sosial Kabupaten Lombok Tengah, dengan fokus pada pengelolaan shelter sebagai bentuk perlindungan bagi masyarakat rentan, khususnya perempuan dan anak.

Kemudian pada hari terakhir, kegiatan monitoring dan evaluasi dilaksanakan di SMPN 3 Kopang un melihat secara langsung kondisi sarana prasarana serta pros kegiatan belajar mengajar di tingkat pendidikan menengah.

Ketua Komisi IV H. M. Mayuki menyampaikan bahwa kegiatan monitoring dan evaluasi ini merupakan bagian penting dalam memastikan kesesuaian antara laporan yang disampaikan dalam LKPJ dengan kondisi riil di lapangan. Selain itu, kegiat ini juga bertujuan untuk mengidentifikasi berbagai kendala serta memberikan rekomendasi perbaikan guna meningkatka kualitas pelayanan publik di Kabupaten Lombok Tengah.

“Kita ingin kualitas pelayan publik di Lombok Tengah ini bisa maju, sehingga tidak ada keluhan-keluhan lagi kedepan nya, ” Tutupnya. (Riki).