oleh

Masih Berlakukah Persekusi Di NTB, Polemik Penolakan Neno Warisman

SKI, Mataram – Namun apa yang di sampaikan oleh Caleg PDIP Dapil 2 Lombok Timur ini berbanding terbalik dengan aksi yang di gelar di depan Kantor Gubernur NTB. Ketika seluruh elemen masyarakat dan instansi terkait sedang gencar – gencarnya Deklarasi Damai Pilpres 2019, koalisi ini malah menolak kehadiran Neno Warisman yang merupakan Wakil BPN Prabowo – Sandi untuk bertemu dengan semua relawan di NTB.

Di satu sisi, sebagian masyarakat yakni Rizal yang ditemui di tempat aksi menyesalkan atas aksi penolakan tersebut, menurutnya aksi yang dilakukan oleh KCD mencederai demokrasi di NTB.

“Justru dengan demo tolak orang yang datang ke NTB itu adalah sikap yang tidak terpuji dan tercela,” ucapnya.

Di tempat terpisah Ketua DPW Rampas, Achmad Sahib mengingatkan peserta aksi untuk tidak mempertontonkan kekonyolan dan kebodohan. Menurutnya, tingkat intelektual masyarakat NTB sudah cerdas dan kritis karena sudah belajar dari tipu muslihat pemimpin.

“Konyol dan mempertontonkan kepanikan, Jangan pertontonkan kebodohanlah.Tingkat intelektual warga NTB makin cerdas dan kritis karena sudah belajar dari tipu muslihat pemimpin yang berselubung dibalik surban, maka hari ini Rakyat NTB yang mayoritas Islam Faham mana tokoh yang layak jadi Panutan dan mana yang cuma untuk sahwat ambisi”, tegasnya.

Iapun menambahkan, mayoritas masyarakat NTB ikut hasil Ijtima Ulama.

“Dan kenyataan bahwa warga NTB ikut Ijtima Ulama yang menjadi Panutan dan itulah pilihan”, pungkasnya.

Menghadang Tim Pemenangan Prabowo Sandi Di NTB, sama dengan pertontonkan diri menjadi nyamuk yang dikasihani tidak ditepuk. Karena mereka yang berupaya menolak, paling juga para penghisap bayaran yang biasa kejar nasi bungkus atau upah teriak. Ga ada yang akan mampu membendung perolehan Suara Prabowo Sandi di NTB pada Pilpres 2018. Sekuat apapun arus atau Gelombang teriakan kemenangan lawan, itu hanyalah teriakan Katak dalam tempurung.

Ingat …!!!! #2019Prabowo Sandi Presiden RI”, tutup pria yang akrab di panggil sahib.

Sementara itu, gelombang kecaman Netizen di Facebook terhadap aksi tidak terpuji Koalisi Cinta Damai terus bersahutan. Bahkan mereka mengancam akan melakukan aksi yang sama apabila Tim Pemenangan Jokowi – Amin masuk ke wilayah NTB.

Penulis : Amrin

Editor    : Red SKI

Komentar

News Feed