Satu Keluarga Di Kota Mataram Kompak Edarkan Sabu

SKI | Mataram – Tim Sat Resnarkoba Polresta Mataram dipimpin langsung oleh Kasat Resnarkoba Polresta Mataram AKP I Made Yogi Purusa Utama, S.E., S.I.K. berhasil menangkap salah seorang DPO berinisial AD (50) atas tindak pidana Narkotika di sebuah rumah di Lingkungan Derman Sari, Kelurahan Sayang-sayang, Kecamatan Cakranegara, pada Selasa (25/5) sekitar pukul 00.40 Wita

“Berawal dari penangkapan tiga orang pengedar Narkoba dengan barang bukti 50 gram sabu di wilayah Karang Bagu pada Maret lalu, identitas AD ini muncul sebagai penyuplai barang dan masuk dalam daftar buronan,” kata Kapolresta Mataram, Kombes Pol Heri Wahyudi, S.I.K., didampingi Kasubbag Humas Iptu Erny Aggraini, SH., kepada media, Selasa (25/5).

Setelah buron sejak bulan Maret lalu akhirnya AD berhasil ditangkap di rumahnya, namun dari penggeledahan, tidak ada ditemukan barang bukti narkoba. Melainkan hanya klip plastik bening kosong dan pipet plastik yang ujungnya berbentuk runcing.

Selain AD, petugas turut mengamankan putrinya berinisial PI (30). Saat pengembangan, petugas langsung menuju kios milik PI sebagai lokasi kedua, yang berada di wilayah Karang Bagu, Kecamatan Cakranegara, Kota Mataram. Dan petugas menemukan 11 klip plastik bening berisi serbuk kristal siap edar dengan berat bruto mencapai 10 gram.

“Dari lokasi kedua, anggota menangkap suami dari PI, berinisial RU (31). Yang bersangkutan ditangkap karena menguasai barang bukti Narkoba jenis sabu. Ditemukan pula alat isap lengkap dengan korek gas. Ada juga uang tunai Rp 400 ribu yang diduga hasil transaksi Narkoba turut diamankan,” ujarnya.

RU mengaku barang haram tersebut didapatkannya dari wilayah Dasan Cermen, Kecamatan Sandubaya, Kota Mataram.

“Katanya beli awal 20 gram, tetapi 10 gram sudah terjual, jadi yang diamankan ini sisanya,” terang Heri.

Kini ketiga pelaku yang diamankan di Mapolresta Mataram ditetapkan sebagai tersangka. Akibat perbuatannya, mereka yang diduga terlibat dalam satu jaringan peredaran Narkoba, dijerat Pasal 112 Ayat 2, Pasal 114 Ayat 2 Undang-Undang RI Nomor 35/2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara. (Sofi)

Komentar

News Feed