Sejumlah Ulama di NTB Deklarasi ijtima Ulama Indonesia Untuk Ganjar Pranowo Presiden 2024

SKI | Senggigi – Sejumlah Ulama di Nusa Tenggara Barat (NTB) deklarasi ijtima ulama indonesia untuk Ganjar Pranowo sebagai Presiden Indonesia 2024-2029, di hotel merumata Senggigi, Selasa (27/09/22).

Kompetisi pemilihan presiden 2024 masih cukup lama,namun dukungan-dukungan calon presiden mulai dilakukan,seperti yang terjadi di Lombok oleh sejumlah tokoh dan ulama mendeklarasikan dukungannya kepada Ganjar Pranowo Gubernur Jawa Tengah yang juga salah satu kader partai PDIP.

Berdasarkan hasil ijtima ulama ini,Ganjar dinilaii cukup kompeten dan cakap memimpin Indonesia dibandingkan dengan tokoh-tokoh yang bermunculan akhir-akhir ini,salah satu indikator yang dijadikan acuan penilaian yakni Ganjar selama mimpin di Jawa Tengah sangat memperhatikan dan peduli terhadap masyarakatnya,selain itu ganjar juga dinilai selama menjabat sebagai anggota legeslatif tidak pernah melakukan korupsi.

“beliau menjadi DPR RI sampai tiga,empat priode tidak pernah kedengaran yaitu korupsi ataupun sebagainya” ujar Pimpinan pondok Pesantren Darul Qur’a Saleh Hambali Lombok Barat, Dr. TGH. Halisusabri pada saat konfrensi perss dengan awak media usai kegiatan deklarasi dilakukan.

Ditempat yang sama Tuan Guru Haji Junaidin juga memaparkan kiprah Ganjar saat menjadi Gubernur di Jawa Tengah.

“Seperti filosofinya ‘Tuanku adalah Rakyat, Gubernur hanya Mandat’ itu sangat dirasakan masyarakat NTB yang sekolah di Jateng. Maka kami sebagai cendikiawan muslim mengusung Pak Ganjar sebagai bakal calon presiden 2024,” kata Tuan Guru Junaidin.

Dia menegaskan akan mensosialisasikan kepada masyarakat NTB bahwa Indonesia memiliki sosok yang tepat untuk menjadi Presiden 2024. Sebab, menurutnya Ganjar juga memiliki jasmani dan rohani yang baik untuk memimpin Indonesia.

“Kami akan sosialisasikan bahwa Pak Ganjar layak menjadi Presiden RI. Kami akui beliau ini merupakan kandidat yang tegas, semoga masyarakat NTB memenangkannya nanti,” tutupnya.

Sementara itu meskipun tidak dapat hadir secara langsung karena sakit, ulama kharismatik dan sepuh, Tuan Guru Kiai Haji (TGKH) Lalu Muhammad Turmudzi Badaruddin selaku pimpinan Pondok Pesantren Qomarul Huda turut mendoakan kegiatan ini untuk kesejahteraan Indonesia.

“Mudah-mudahan doa kita semua dikabulkan oleh Allah untuk bangsa, negara, dan agama. Serta untuk mempertahankan NKRI merdeka dunia akhirat,” kata Tuan Guru Muhammad Turmudzi di kediamannya.

Adapun dukungan untuk Ganjar hadir dari perwakilan komunitas organisasi Islam di NTB. Seperti TGH Suhirman dari Nahdlatul Wathan Diniyah, TGH Mustahiq dari Komunitas Tahfidz Quran dan Jamaah Tabligh Lombok Utara, serta ulama dari Nahdlatul Ulama, Muhammadiyah, PMII, dan HMI. (Sar/Riki).